mui-dukung-boikot-produk-israel
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekanbaru sangat mendukung salah satu upaya yang dilakukan masyarakat Riau peduli Palestina dengan cara memboikot produk Israel yang beredar di tanah air, terutama di Riau, Kota Pekanbaru.
"Segala upaya yang bisa menghentikan kejahatan Israel ini harus dilakukan, termasuk salah satunya adalah memboikot produk Israel yang beredar di Indonesia," ujar Ketua MUI Kota Pekanbaru Prof Dr H Akbarizan kepada Riau Pos, Ahad (23/5).
Menurut Akbarizan, kekejaman Israel harus dihentikan dengan berbagai cara, salah satunya adalah memboikot produk Israel meski agak berat dalam melaksanakannya, untuk itu harus sama-sama sepakat untuk melakukannya.
"Tentunya dengan begitu akan terganggu ekonominya. Paling tidak itu bisa dilakukan. Namun negera-negara muslim yang ada di dunia ini harus sepakat agar lebih kuat," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, ratusan peserta unjuk rasa solidaritas untuk Palestina yang tergabung dalam masyarakat Riau peduli Palestina memadati Jalan Diponegoro Pekanbaru atau tepatnya di depan Gedung Daerah (Tugu Perjuangan kediaman Gubernur Riau).
Selain memberikan doa dan dukungan untuk Palestina, peserta unjuk rasa solidaritas untuk Palestina juga berjanji dan bersumpah tidak akan membeli produk Israel. Dan memboikot produk Israel.
Dalam orasinya, Mujahid Riau Indra Tanjung mengajak bersama-sama berdoa agar saudara-saudara yang ada di Palestina diberi kemudahan oleh Allah SWT.(dof/feb)
Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…
Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…
RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam berhasil mempertahankan akreditasi internasional JCI untuk keempat kalinya, bertepatan…
Polres Inhu menangkap empat tersangka pengedar narkoba, termasuk oknum ASN. Polisi menyita sabu 12,94 gram,…
Kasus malaria meningkat di sejumlah wilayah Rohil. Komisi D DPRD Rohil akan memanggil Diskes untuk…
Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru 60 persen dan mangkrak berbulan-bulan. Wali Kota Agung Nugroho mengancam…