Categories: Riau

Tiket Kapal H-2 Habis Terjual

(RIAUPOS.CO) — Sejak 13 Mei, masyarakat yang akan mudik atau pulang kampung melalui jalur Sungai Siak sudah bisa memesan tiket. Dan khusus untuk tiket pelayaran pada H-1 dan H-2 Idulfitri 1440 H sudah habis terjual atau full booking.

Poster penjualan tiket mudik sudah terpampang di tempat penjualan tiket perusahaan pelayaran di Pelabuhan Sungai Duku. Seperti perusahaan pekayaran Nagaline,
Meranti Express, serta Porti Garuda Express. Ketiga kapal ini melayani jurusan Selatpanjang, Kepulauan Meranti.

Agen Nagaline Pekanbaru-Selatpanjang bernama Ari mengatakan, untuk tiket H-1 dan H-2 Idulfitri sudah terjual habis. ‘’Masyarakat sudah membeli tiket sejak 14 Mei lalu. Harga tiket per orang Rp160 ribu. Kapasitas penumpang 102 orang sekali jalan,’’ katanya, Kamis (23/5).

Meski demikian, penumpang di hari biasa belum ada peningkatan. Katanya, seharinya sekitar 40-50 penumpang.  “Nagaline setiap hari berangkat pagi pukul 08.45 WIB, siang pukul 13.00 WIB. Total kapal ada 3 unit,” jelasnya.

Berbeda dengan Siak Wisata Ekspres, yang tidak menjual tiket mudik Idulfitri seperti agen-agen pada umumnya di kawasan Pelabuhan Sungai Duku. Menurut agen Siak Wisata Ekspres, Masrur Effendi, speedboat milik mereka hanya tinggal satu unit. Padahal dulu mereka punya lima unit speedboat. Jadi, untuk keperluan mudik, siapa yang membeli tiket saat itu, merekalah yang berangkat.

“Saat ini penumpang belum ada lonjakan. Boat yang harusnya berisi 25, paling hanya membawa penumpang sebanyak 15 sampai 20 orang. Hal itu dikarenakan sudah banyak yang lewat jalur darat,” ucapnya.

Untuk harga tiket kapal ke Siak, Masrur mengatakan Rp82 ribu. ‘’Keberangkatan dari Pekanbaru menuju Siak siang pukul 14.30 WIB. Sementara dari Siak pagi pukul 08.00 WIB,’’ ungkapnya.

Nakhoda Siak Ekspres Baim menambahkan, pada 2011 lalu, penumpang masih ramai memakai akses lewat sungai. Namun semenjak jalur darat selesai, sudah banyak lewat darat baik travel maupun kendaraan roda dua
.
“Barusan bawa penumpang dari Siak 10 orang. Sekarang makin menurun,” jelas pria yang sudah bekerja selama 15 tahun itu.

Baim berharap agar jumlah penumpang stabil lagi. Armada pun harus diperbarui lebih cepat sampainya dari waktu biasanya.

Sementara itu, selama Ramadan, Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru kerap memantau Pelabuhan Sungai Duku. Dikatakan petugas lapangan dari Dishub Kota Pekanbaru Rika Fadhillah, setidaknya dalam sehari memantau di jam pagi maupun siang.

“Memantau penumpang untuk menggunakan pelampung agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi sekarang ini air sedang naik, jadi keselamatan penumpang maupun awak kapal sangat diutamakan. Setiap hari dilakukan, saya dan dua teman saya kebagian jadwal siang hari,” jelasnya.(*3)


Laporan MARRIO KISAZ, Sungai Duku

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

10 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

10 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

12 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

13 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

13 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

13 jam ago