BANGUN KIOS: Beberapa pekerja menyelesaikan pembangunan kios sementara yang akan digunakan oleh para pedagang di Jalan Air Hitam, di luar kawasan Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS), Kamis (23/5/2019). Ratusan pedagang ini merupakan pindahan dari Terminal C Payung Sekaki.(MHD Akhwan/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Meski sempat bersikeras tak mau pindah, akhirnya pedagang yang menempati Terminal Tipe C Payung Sekaki sebagian besarnya sudah berangsur mulai bergeser ke tempat yang sudah ditentukan. Ada sekitar 100 pedagang sudah bergeser.
Agus Pramono menyebut, saat timnya turun ke lokasi Rabu lalu, penertiban berjalan kondusif. ‘’Tidak ada (perlawanan, red). Mereka mau pindah. Walau ada juga yang memprovokasi,’’ singkatnya.
Proses pengosongan terminal dari pedagang sudah dimulai sejak Senin (13/5) lalu. Dinas Perhubungan akan memasang portal di pintu masuk terminal dari arah Jalan Air Hitam. Ini untuk mencegah truk pengangkut komoditi pasar itu masuk ke areal Terminal Tipe C Payung Sekaki.
Di lokasi baru pedagang yang akan dipindahkan berkisar di angka 217 orang. Mereka akan dipilah, dimana hanya pedagang partai besar yang boleh berjualan, sementara pengecer tidak.
Pedagang harus pindah karena lokasi tersebut selanjutnya akan dipergunakan untuk operasional Bus Sarana Angkutan Umum Massal Trans Metro Pekanbaru (SAUM TMP). Mereka selanjutnya akan diminta pindah ke jalan akses menuju terminal yaitu di Jalan Air Hitam.(ali)
Sebanyak 58 PPPK menerima SPMT dari Kadis Kominfo Kuansing. Mereka diminta menjunjung disiplin dan segera…
Komunitas ibu-ibu LCC Duri siap meramaikan Riau Pos Fun Bike 2026 di Pekanbaru dengan mengutus…
PKL kembali marak berjualan di kawasan terlarang sekitar Masjid Agung An-Nur Pekanbaru. Satpol PP berjanji…
Program Makan Bergizi Gratis kembali dimulai di Pekanbaru. Pemko menargetkan 104 dapur aktif untuk melayani…
Pemkab Rohil mematangkan persiapan pengajuan Sekolah Garuda dengan menyiapkan lahan dan proposal untuk bersaing mendapatkan…
Bupati Siak melarang kepala OPD merekrut honorer baru dan fokus menyelesaikan status ribuan honorer non-database…