Categories: Riau

Rekor, Hari Ini 27 Kasus Positif Baru di Riau

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penularan Covid-19 atau virus Corona di Riau belum menunjukkan akan berakhir. Jika dilihat perkembangan kasus dua pekan terakhir, angka kasus positif baru terus meningkat drastis, meskipun peningkatan kasus tidak terjadi setiap hari. 

Kemarin, Riau menyumbang kasus positif baru sebanyak 24 kasus, hari ini angka tersebut kembali meningkat tajam yakni 27 kasus baru, total keseluruhan kasus positif baru sebanyak 193 orang. Sedangkan kasus meninggal bertambah 1 orang.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan, jumlah kasus positif baru tingkat nasional mengalami penambahan. Per hari ini sebanyak 1.051 kasus sehingga totalnya menjadi 47.896 orang. Kemudian pasien sembuh menjadi 19.241 setelah ada penambahan sebanyak 506 orang. 

"Selanjutnya untuk kasus meninggal bertambah 35 orang sehingga totalnya menjadi 2.535," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto saat konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Yuri menjelaskan, berdasarkan data epidemiologi menggambarkan dengan jelas bahwa penularan virus masih terjadi di tengah-tengah masyarakat. Oleh kerena itu, disiplin dan mematuhi protokol kesehatan adalah kunci memutus rantai penularan virus Covid-19.

"Kita tidak punya pilihan lain selain mematuhi protokol kesehatan. Menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan dnegan sabun menjadi sesuatu yang wajib dan harus kita budayakan," katanya.

Yuri menyebut, dengan wilayah Indonesia yang sangat luas dan terbagi beberapa pulau dengan kepadatan penduduknya dimana resiko dan mobilitas orang yang bisa menularan penyakit cukup besar dan berbeda. 

Oleh karena itu kata dia, diharapkan kesadaran dari masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah karena kunci utama menekan angka positif adalah dengan memutus rantai penularan. 

"Ini harus dilakukan menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan adalah poin-poin yang wajib kita lakukan. Inilah kebiasaan baru, inilah yang dimaksud dengan tatanan kehidupan baru," terangnya.

Lebih lanjut, Yuri mengingatkan bahwa anggota keluarga merupakan adalah orang yang memiliki peran sangat penting dan memiliki pengaruh yang cukup besar dalam mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat. 

"Keluarga merupakan basis untuk menerapkan hidup bersih dan sehat. Selain untuk menjaga penukaran virus juga untuk kesehatan seluruh anggota meluarga dan lingkungan masing-masing," pungkasnya.

 

Laporan: Yusnir (Jakarta)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

15 jam ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

2 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

2 hari ago

BBM Langka di Pulau Bengkalis, Pertalite Eceran Tembus Rp25 Ribu per Liter

Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…

2 hari ago

Tak Seramai Tahun Lalu, Animo Pengunjung Festival Bakar Tongkang Rohil Berkurang

Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…

3 hari ago

Pendaftaran SPMB SD Pekanbaru Ditutup Hari Ini, Pengumuman Dijadwalkan 3 Juli

Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…

3 hari ago