Categories: Riau

Tahun Ini, Insentif Nakes Dianggarkan dari APBD

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) yang menangani langsung pasien positif Covid-19, pada tahun ini dianggarkan melalui APBD. Hal tersebut dimaksudkan agar pembayaran insentif bisa lebih cepat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, pada tahun lalu atau 2020 anggaran untuk insentif tenaga kesehatan bersumber dari APBN. Namun tahun ini dialihkan ke APBD.

"Insentif nakes tahun 2020 pengajuannya ke pemerintah pusat, dan memang masih ada yang belum dinyatakan. Kalau untuk tahun ini, anggarannya bersumber dari APBD,"katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, insentif nakes yang bersumber dari APBD tersebut hanya khusus untuk rumah sakit pemerintah daerah. Sementara itu, untuk rumah sakit swasta pengajuan insentifnya tetap ke pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

"Jadi kalau untuk nakes di RSUD Arifin Achmad, RSJ Tampan dan RSUD Petala Bumi insentifnya dari APBD Riau. Kemudian untuk RSUD kabupaten/kota juga bersumber dari APBD nya masing-masing,"ujarnya.

Dijelaskan Mimi, bahwa meskipun ada peralihan sumber dana untuk insentif tenaga kesehatan tersebut, namun besaran insentif yang diterima para tenaga kesehatan tetap sama. Yakni dihitung berdasarkan beban kerja.

"Besarannya tetap sama, yaitu dihitung berdasarkan beban kerja. Semua yang berhubungan langsung dengan penanganan pasien positif Covid-19 mendapatkan, seperti dokter, perawat, hingga supir ambulans,"sebutnya.

Mimi mengakui, bahwa me­mang insentif tenaga kesehatan untuk 2020 ada yang belum dibayarkan. Namun informasi yang ia terima, dana untuk insentif 2020 sudah tersedia.

"Sudah ada anggaran di­siapkan pemerintah pusat untuk insentif tenaga kesehatan 2020 lalu. Untuk kapan akan dibayarkan, kami juga masih menunggu informasi dari pemerintah pusat,"katanya.(kom) 

Laporan : SOLEH SAPUTRA (Pekanbaru)
 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

5 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

9 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

14 jam ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

2 hari ago

Remaja 13 Tahun Diduga Terseret Arus di Sungai Kampar, Pencarian Masih Berlangsung

Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…

2 hari ago