Categories: Riau

Zukri Bantah Diusir Saat Eksekusi Lahan PT PSJ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua DPRD Riau Zukri Misran disebut sempat di usir saat mendatangi lokasi eksekusi lahan PT Peputra Supra Jaya (PSJ) di Pelalawan. Bahkan dirinya dituduh menghasut masyarakat saat pelaksanaan eksekusi. Menanggapi hal itu, Zukri membantah bahwa dirinya diusir.

Zukri mengatakan keberadaan dirinya saat itu berdasarkan aduan masyarakat setempat.
“Saya tidak di usir. Bahkan saya cukup lama di sana. Bahkan ngobrol lama juga dengan wakapolres,” sebut Zukri kepada Riaupos.co, Rabu (22/1/2020).

Ia menceritakan kronologis peristiwa tersebut terjadi pada Ahad (20/1/2020). Di mana saat itu dirinya datang untuk memastikan kondisi masyarakat di sana. Selain itu, ia mengaku juga ingin bertemu Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) sebagai pihak eksekutor.

Kata dia, saat berada di lokasi saat itu memang sudah ada ratusan masyarakat yang menyatakan penolakan terhadap eksekusi. Bahkan posisi dirinya di lokasi cukup jauh dari alat berat yang tengah menumbangkan batang sawit. Jaraknya sekitar beberapa ratus meter.

“Saya berkumpul dengan masyarakat, saya berdialog dan berupaya menenangkan masyarakat. Saya sampaikan, kami akan perjuangkan mereka. Bagi saya tidak ada kepentingan yang lebih penting dari kepentingan rakyat,” ujarnya.

Soal adanya masyarakat yang mengikuti dirinya saat di lokasi, Zukri menyebut hal itu sebagai sesuatu yang wajar. Karena merasa ada perwakilan rakyat (DPRD) yang turun untuk membela kepentingan rakyatnya. Namun dia membantah bahwa masyarakat tersebut sengaja dibawa maupun dimobilisasi.

“Yang pasti kehadiran saya, saya ingin tahu data di lapangan. Saya juga dilindungi UU menjalankan tugas saya. Memastikan masyarakat di sana. Soal adanya media beredar Zukri diusir, ya terserah. Yang penting saya bekerja untuk masyarakat saya,” tegasnya.

 

 

Laporan: Afian Nanda
Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

4 jam ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

5 jam ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

6 jam ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

6 jam ago

UMK Meranti 2026 Belum Berjalan Optimal, Pemkab Meranti Siapkan Aturan Khusus

Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…

6 jam ago

PSMTI Riau Matangkan Persiapan Musprov V, Pemilihan Ketua Jadi Agenda Utama

PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…

6 jam ago