Categories: Riau

Dua Gubernur di Kalimantan Tuntut Aliran Pajak CPO ke Pusat, Riau?

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Luas perkebunan sawit di Provinsi Riau diketahui cukup besar. Dari 1,34 juta hektar lahan berizin, setidaknya terdapat terdapat 225 pabrik pengolahan kelapa sawit yang memproduksi crude palm oil (CPO). Dengan total produksi mencapai  9.283.200 ton pertahun.
Dilihat dari besaran pajak penjualan CPO sebesar 50 Dolar AS per matrik ton maka ada potensi sumbangan pajak sebesar lebih kurang 450.000.000 .Dolar AS. Jika di rupiahkan, uangnya mencapai Rp 6,3 triliun yang disetorkan ke pusat. Dari jumlah tersebut, di perkirakan yang mengalir ke Provinsi Riau hanya Rp300 miliar.
Penjelasan diatas disampaikan Sekretaris Fraksi PAN DPRD Riau Ade Hartati Rahmat kepada Riaupos.co, Selasa (22/10/2019). Terbaru, dari informasi yang ia dapat, saat ini dua gubernur, yakni Gubernur Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur tengah menuntut aliran dana CPO ke pusat.
“Kalbar tegas menyampaikan, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi (pusat) maka semua permasalahan lahan, termasuk masalah asap akan mereka biarkan pemerintah pusat menanganinya,” ujar Ade.
Lantas bagaimana Riau? Menjawab pertanyaan itu, Ade mengaku tidak mengetahui secara persis. Ia menyarankan agar mengkonfirmasi secara langsung ke gubernur. Namun, masih dari informasi yang ia dapat, Gubri Syamsuar juga ikut dalam tuntutan bersama dua gubernur lainnya.
“Logika nya begini, izin dan pajak itu kewenangan pusat tapi kok permasalahan diserahkan ke daerah? Walaupun sudah ada regulasinya ya. Semua lahan yang berizin dan tidak berizin, ditarik pajaknya! Giliran pembagian DAK dan DAU dibuat syarat yang tak mungkin diselesesaikan daerah,” pungkasnya.
Persoalan diatas tidak hanya sampai disitu. Belum lagi tentang skema pembiayaan replanting, yang menurut kajian dia skema tersebut menyebabkan petani sawit dijajah di tanah yang dimilikinya. Maka dari itu, ia meminta pusat agar mengkaji ulang skema pembagian DAK dan DAU yang semestinya turut menguntungkan daerah. Ia juga meminta Gubernur Riau getol berjuang seperti dua daerah lainnya.
“Di DPRD sendiri saya akan sampaikan langsung ke komisi terkait dan juga pimpinan DPRD. Pastinya akan ada pembahasam.
Laporan: Afiat Nanda
Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Proyek Tol Bukittinggi-Sicincin Masuk Tahap Awal, Pengadaan Lahan Mulai Dikaji

Pembangunan Tol Bukittinggi-Sicincin mulai memasuki tahap awal. Pengadaan lahan dan dampak proyek menjadi fokus pembahasan.

8 jam ago

Pesta Pembuka Piala Dunia 2026, El Tri! Meksiko Bekuk Afrika Selatan 2-0 di Stadion Azteca

Meksiko membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan dalam laga yang diwarnai…

8 jam ago

Pasokan BBM Terlambat Masuk, Antrean Kendaraan Mengular di Sejumlah SPBU Bengkalis

Keterlambatan pasokan BBM ke Pulau Bengkalis menyebabkan antrean panjang di SPBU. Warga juga mengeluhkan mahalnya…

1 hari ago

Bayi Gajah Sumatera Lahir di Tesso Nilo, Kondisinya Sehat dan Aktif Menyusu

Seekor bayi Gajah Sumatera betina lahir sehat di Taman Nasional Tesso Nilo. Kelahiran ini menambah…

1 hari ago

Belanja Pegawai Meranti Tembus Rp399 Miliar, Disebut Jadi Bom Waktu APBD

Belanja pegawai Kepulauan Meranti mencapai 34,37 persen dari APBD. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan serius…

1 hari ago

Bupati Bengkalis Tegas: Jangan Ada Titipan dan Jual Beli Kursi Saat SPMB

Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan SPMB 2026/2027 harus bebas titipan, jual beli kursi, pungli, dan penyalahgunaan…

1 hari ago