Categories: Riau

Kendaraan dari Malaysia Hanya Boleh Melintas di Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama dengan  Kementerian Perhubungan  telah melaksanakan rapat guna menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP), untuk mengantisipasi pergerakan angkutan penumpang dan angkutan barang akibat beroperasinya Roro Dumai-Melaka pada 2020 mendatang.

“Hasil rapat terakhir, untuk kendaraan angkutan barang dari Malaysia sementara dibatasi di wilayah Riau, namun untuk kendaraan angkutan orang (bus pariwisata dan mobil pribadi) sesuai dengan asal tujuannya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Riau, Taufiq OH.

Lebih lanjut dikatakannya, sedangkan kendaraan roda dua (sepeda motor) yang diperkenankan melintas, yakni hanya kendaraan dengan tujuan pariwisata, serta olahraga. Sedangkan untuk dimensi kendaraan angkutan barang, disesuaikan dengan peraturan panjang maksimal 12 meter yang berasal dari Indonesia dan 12,20 meter dari Malaysia.

“Untuk mengidentifikasi, setiap kendaraan yang melintas dari kedua negara ini juga akan dipasangkan stiker,” jelas Taufiq.

Selain dari sisi SOP kendaraan, pihaknya saat ini juga sedang mempersiapkan sumber daya manusia yang akan bertugas di di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan, Kota Dumai. 

Karena, untuk pelayanan internasional antar negara, diperlukan pengamanan yang lebih.

“Kami juga sedang koordinasi dengan pihak terkait untuk mempersiapkan sumber daya manusia, seperti Custom, Immigration, Quarantine and Security (CIQS). Sebagaimana persyaratan pelabuhan yang terbuka untuk perdagangan luar negeri atau internasional,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, dari hasil tinjauannya beberapa waktu ke pelabuhan Dumai tersebut, masih ada perlu peningkatan kapasitas fasilitas dermaga berupa breasting dolphin dan mooring dolphin, serta trestie.

“Jadi sarana pendukung di pelabuhan juga jadi perhatian kami saat ini. Saya sudah tugaskan dinas terkait untuk bisa menggesa perbaikan dan penambahan fasilitas itu agar tidak ada kendala kedepannya,” katanya.(sol) 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

17 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

18 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

18 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

18 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

18 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

19 jam ago