Categories: Riau

Pemkab dan IKKS Diskusikan BDT

(RIAUPOS.CO) — Guna membahas berbagai permasalahan yang dihadapi Kabupaten Kuantan Singingi, IKKS Pekanbaru selalu mengadakan diskusi diantara sesama jajajaran pengurus IKKS Pekanbaru.
Diskusi tersebut pun kembali berlanjut pada Jumat (19/7). Dalam diskusi tersebut, IKKS Pekanbaru mengundang Pemkab Kuansing untuk membahas persoalan Basis Data Terpadu (BDT). Dimana ada sebanyak 7.352 orang miskin Kuansing terancam kehilangan akses layanan  kesehatan karena tidak termasuk dalam BDT.
Memenuhi undangan IKKS Pekanbaru itu, Pemkab Kuansing diwakili Sekda Dr Dianto Mampanini SE MT, Asisten III Dr Agus Mandar, Plt Kadis Sosial PMD Drs Napisman dan Kabag Humas dan Protokoler Ridwan Amir, SSos, dan Sudjarwadi dari Bappedalitbang.
Sementara dari IKKS Pekanbaru tampak hadir Ketua Umum Dr Tawin Yakob, Ketua Dewan Pembina Edyanus Herman Halim, Sekretaris Umum Asnaldi, dan jajaran pengurus dan anggota IKKS Pekanbaru lainnya seperti Mardianto Manan, Dr Almarsi, Suhendri Royrik, Syafri Yus, Arman Lingga Wisnu dan anggota lainnya.
Sekda Dianto Mampanini dikesempatan itu menyampaikan terimakasih kepada jajaran pengurus IKKS Pekanbaru yang telah mengundang Pemkab Kuansing untuk sama-sama berdiskusi atau dialog guna membahas berbagai persoalan yang dihadapi khususnya Pemkab Kuansing.
Karena menurut dirinya, sumbang saran dan pemikiran dari berbagai kalangan masyarakat termasuk IKKS Pekanbaru sangat diperlukan bagi kemajuan Kabupaten Kuansing.
“Kami sangat senang diskusi bersama dengan IKKS Pekanbaru ini. Bilamana ada keterlambatan dalam memenuhi undangan diskusi seperti ini, itu murni disebabkan kesibukan guna menyelesaikan berbagai tugas dan pekerjaan yang  juga harus segera diselaikan,” ujar Sekda.
Saat diskusi antara IKKS Pekanbaru dan Pemkab Kuansing yang dimoderatori Mardianto Manan itu, Ketua Dewan Pembina IKKS Pekanbaru Edyanus Herman Halim kembali menanyakan langsung hal ini. Dirinya ingin Pemkab Kuansing menjelaskan persoalan BDT.
Sebab persoalan BDT  selain menyangkut terhadap layanan kesehatan, juga terkait dengan biaya pendidikan mahasiswa. Dimana bilamana tidak termasuk kedalam BDT, mahasiswa tidak bisa memperoleh fasilitas beasiswa program bidik misi (biaya pendidikan mahasiswa miskin berprestasi).
Menjawab tema diskusi terkait BDT tersebut Sekda Dianto meminta Kadis Sisial PMD Napisman untuk menjelaskan persoalan sebenarnya. Napisman menjelaskan bahwa terkait BDT ini pihaknya telah melakukan verifikasi data ulang penduduk miskin Kuansing. Sebab, data tersebut merupakan data lama sementara BDT tersebut baru ada tahun 2017.
“Jadi datanya tidak singkron dan perlu dilakukan verifikasi setiap tahunnya secara bertahap karena personil kami juga terbatas. Kendati demikian kita sudah kirim data ke pusat dan mudah-mudahan tidak jadi di non aktifkan. Atau setidaknya tidak sebanyak itu,” terang Napisman.
Terkait dengan akses layanan kesehatan masyarakat miskin yang tidak termasuk BDT, berdampak terhadap akses pelayanan kesehatan, karena penduduk miskin sejumlah 7.352 tersebut tidak bisa diakomodir dalam program JKN KIS.
Napisman menjelaskan untuk mengatasi persoalan ini maka Pemkab Kuansing bersama BPJS mengakomodir penduduk miskin tersebut melalui program Penerima Iyuran Daerah melalui anggaran yang ditanggung pemerintah daerah yang bersumber dari cukai rokok.
“Uang kompensasi ini mampu mengcover 16.000 orang. Cuma kalau 7.352 orang tentu kita tidak bisa menambah lagi,” papar Napisman.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Hujan Deras Guyur Pasirpengaraian, Upacara HUT ke-27 Kabupaten Rohul Sempat Tertunda

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Halaman Kantor…

11 jam ago

Pemkab Kepulauan Meranti Lelang Aset Daerah Senilai Rp1,91 Miliar

Pemkab Kepulauan Meranti melalui BPKAD kembali melelang barang milik daerah (BMD) senilai Rp1,91 miliar secara…

12 jam ago

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

1 hari ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

1 hari ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

2 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

3 hari ago