Categories: Riau

Klarifikasi Tuntas, Kejati Segera Gelar Perkara

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau diyakini sudah menemukan penyimpangan dalam dugaan korupsi penyaluran dana hibah, bantuan sosial di Bagian Kesra Setdakab Siak, serta anggaran rutin di Badan Keuangan Daerah Siak tahun anggaran 2014-2019. Hal ini, diketahui setelah penyelidik pada Bidang Pidana Khusus (Pidsus) merampungkan klarifikasi terhadap ratusan pihak terkait.

Aspidsus Kejati Riau, Hilman Azazi mengakui, pihaknya telah merampungkan proses klarifikasi terhadap ratusan pihak terkait beberapa waktu lalu. Hanya saja, dia belum bisa menjelaskan materinya karena belum menerima laporan dari penyelidik. "Untuk klarifikasi ratusan kades, dan pihak lainnya di Kejari Siak, sudah rampung," ungkap Hilman, Ahad (20/9).

Dengan telah rampungnya klarifikasi itu, sambung Hilman, pihaknya bakal melakukan gelar perkara dalam waktu dekat. Hal ini, untuk memastikan kelanjutan penanganan perkara dugaan rasuah di era kepimpinan Syamsuar kala menjabat sebagai Bupati Siak.

"Nanti kita simpulkan, apakah (perkara ini) dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Yang jelas indikasinya permasalahannya terkait dengan penyaluran, kemudian permasalahan pertanggungjawaban," paparnya.

Untuk permasalahan penyaluran dana tersebut, Aspidsus Kejati Riau menjelaskan, mereka melaksanakannya, akan tetapi penyaluran tidak tepat sasaran maupun tidak sampai kepada penerima. Sementara, untuk pertanggungjawaban berkaitan dengan keabsahan tanda terima serta bukti-bukti Surat Pertanggungjawaban (SPJ).

"Jadi kita mengakurkan dan mencocokan itu. Apakah mereka ini menerima secara meteril, apakah secara formil ini betul tanda tangan dia," sebut Hilman seraya menambahkan. "Kalau di sisi lain, dia memang menerima. Tetapi dalam pertanggungjawabannya mungkin bukan tanda tangan dia. Ini masih bisa kami tolerir," terangnya.

Lebih lanjut Hilman menyampaikan, perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi di Siak ini  cukup lumayan signifikan. "Perkembangan awal cukup signifikan. Untuk menentukan, ini sudah ada indikasi (penyimpangan) atau belum," pungkasnya.(rir)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

23 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

23 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago