Categories: Riau

Retribusi Menara 99 Masjid Agung Islamic Center Jadi Sumber PAD

(RIAUPOS.CO) — Menara 99 Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu, terhitung 7 Agustus lalu, pengelolaannya telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rohul.

Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Rokan Hulu Nomor 4 tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 5/2011 tentang Retribusi Jasa Usaha.

Maka Menara 99 Masjid Agung Islamic Center Rohul terpisah pengelolaannya dengan Masjid Agung Islamic Center. Karena Masjid Agung dikelola oleh Badan Pengelola Masjid berdasarkan SK  Bupati Rohul. Sementara Menara 99 Masjid Agung Islamic Center Rohul di kelola Disparbud Rohul dengan acuan Perda.

Kepala Disparbud Rohul Drs Yusmar MSi, Kamis, (20/6) menyebutkan, pengunjung wisata religi yang menaiki Menara Masjid Agung Islamic Center Rohul harus membeli tiket masuk.

Tiket atau biaya masuk menara setinggi 99 meter itu, tergolong ke dalam retribusi kekayaan daerah. Maka retribusi yang dikenakan kepada pengunjung akan diserahkan kepada daerah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rohul sesuai dengan hasil yang diperoleh.

Berdasarkan data Disparbud Rohul, retribusi dari menara 99 Masjid Agung Islamic Center Rohul tahun 2018 berjumlah Rp201.500.000. Sementara Januari hingga 17 Juni lalu, telah diperoleh retribusi sebesar Rp223.375.000.

‘’Jadi hasil retribusi Menara 99 meter yang terkumpul, kita setor ke Bapenda Rohul sebagai sumber penerimaan PAD Rohul. Untuk mengecek kebenarannya dapat dikonfirmasi kepada pihak Bappenda. Sementara untuk pemeliharaan Menara sesuai aturan berlaku dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Rohul,’’ terangnya.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago