Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Duri Frans Jhon
DURI (RIAUPOS.CO) – Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Duri Frans Jhon Sukses Tarigan mengimbau masyarakat yang memiliki nomor peserta wajib pajak (NPWP) segera melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) 2023.
Jhon menyebut, pelaporan SPT wajib dilakukan oleh pemilik NPWP untuk orang pribadi sebelum 31 Maret 2024.
“Ya, batas akhir pelaporan tersisa 11 hari lagi (31 Maret 2024), jika melewati batas akhir wajib pajak akan dikenakan sanksi sebesar Rp100 ribu, untuk menghindari sanksi dan menunjukkan tanggung jawab sebagai wajib pajak, kita harus melaporkan SPT tahunan tepat waktu,” ujarnya.
Jhon menyebut, pelaporan SPT bisa dilakukan dengan 3 cara, secara online dengan mengunjungi laman www.pajak.go.id atau langsung mendatangi KP2KP Duri di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bengkalis Kota, Kecamatan Bengkalis dan mengunjungi Gerai Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bengkalis
“Ya, kami akan memberikan pelayanan prima, saat bulan Ramadan ini KP2KP Duri memberikan pelayanan setiap hari mulai pukul 08.00-15-00 WIB. Khusus hari Sabtu dan Minggu, tanggal 23, 24, 30 dan 31 Maret 2024, Kantor KP2KP Duri tetap memberikan pelayanan mulai pukul 08.00-15.00 WIB,” ujar Jhon.
Jhon menambahkan, segala pelayanan yang diberikan KP2KP Duri tidak dikenakan biaya alias gratis. Ada oknum petugas yang nakal, segera laporkan.(ksm)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…