gubri-dukung-kolaborasi-para-pihak-api-riau-dongkrak-23-ukm-fesyen
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mendongkrak kualitas desain fesyen Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Riau, PT Asia Pacific Rayon (APR) bekerjasama dengan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Riau mengadakan Pelatihan Desain Fesyen Selasa (19/1/2022) di Pekanbaru yang diikuti 23 UKM Fesyen di Riau. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Gubernur Riau Syamsuar.
Gubernur Riau mengatakan kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk para desainer yang berada di provinsi Riau sehingga dapat meningkatkan keahlian dan pendapatan mereka.
"Kami menyambut baik inisiatif API Riau, dan mendorong kolaborasi para pihak untuk meningkatkan kualitas UKM dalam pengembangan fesyen dari Riau," jelas Syamsuar.
Pemilik Edelweis Mode, Lina Sutikno menyebut pelatihan ini memberikan inspirasi motif yang lebih menarik dan memiliki nilai jual.
"Kami mengkombinasikan antara sulam, batik, dengan menggunakan kain rayon menciptakan kombinasi fesyen yang menarik," terangnya.
Ketua API Riau, Basrie Kamba mengatakan kegiatan ini membuat 23 UKM bisa membuka diri agar dapat meningkatkan kualitas produk fesyen asli Riau. Kolaborasi para pihak, seperti Wiyasa dan APR diharapkan dapat meningkatkan akselerasi pasar produk UKM fesyen di Riau.
"Kami berharap dapat melahirkan UKM ini yang bisa bersaing di kancah nasional," pungkasnya dalam keterangan resmi yang diterima Riaupos.co, Kamis (20/1/2022) malam.
Laporan: Harry B Koriun
Editor: Eka G Putra
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…