Categories: Riau

BI Jaga Stabilitas Ekonomi dengan Sangat Hati-hati

(RIAUPOS.CO) — Usulan target pertumbuhan ekonomi 5,3-5,6 persen pada 2020 akhirnya direvisi menjadi 5,3-5,5 persen. Sebab, tensi perang dagang semakin meningkat sehingga ketidakpastian ekonomi global kian terasa.

Pada tahun ini pun, beberapa asumsi makroekonomi sudah ada yang meleset. Sebut saja asumsi lifting migas, penerimaan perpajakan, serta suku bunga surat perbendaharaan negara (SPN) yang sudah keluar dari target.

Usulan target pertumbuhan ekonomi 5,3-5,5 persen sesuai dengan Bank Indonesia (BI). Selain pertumbuhan ekonomi, inflasi akan berada di kisaran 2-4 persen; tingkat suku bunga SPN 3 bulan 5-5,5 persen; nilai tukar Rp14.000-Rp14.500 per dolar Amerika Serikat (AS); serta tingkat pengangguran 4,8-5,1 persen. Di luar itu, tingkat kemiskinan ditargetkan 8,5-9 persen; gini ratio 0,375-0,380; serta indeks pembangunan manusia (IPM) 72,51.

Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan, kondisi makroekonomi dan geopolitik terus menjadi bahan perhatian. Hal itu membuat BI harus menjaga stabilitas ekonomi dengan sangat hati-hati. BI pun terus berupaya membuat suku bunga kebijakan stabil agar investor tak melarikan dananya dari Indonesia.

”Sekarang ini kondisi pasar keuangan global diliputi ketidakpastian, apakah diliputi perang dagang, Brexit, dan masalah geopolitik yang sewaktu-waktu bisa menimbulkan terjadinya pembalikan arus modal asing,” katanya saat rapat bersama anggota DPR Komisi XI, Senin (17/6) kemarin.

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga masih yakin Indonesia bisa tumbuh positif. Dia yakin Indonesia bisa mencatat pertumbuhan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) minimal 7 persen pada 2020 mendatang. Untuk itu, dia akan memangkas segala keruwetan menyangkut perpajakan. Di antaranya, akan ada insentif yang diberikan kepada investor yang berorientasi ekspor dan bersedia berinvestasi di bidang riset dan pengembangan. ”Saya ingin bagaimana bayar pajak itu semudah membeli pulsa lewat ponsel,” ujarnya.(rin/agf/c22/oki/lim) .

Laporan JPG, Jakarta

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

14 jam ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

16 jam ago

Jembatan Siak I Akan Dipelihara, Arus Kendaraan Dialihkan ke Siak III

Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…

16 jam ago

Pasokan BBM di Riau Naik 27 Persen, Pertamina Respons Lonjakan Kebutuhan

Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…

17 jam ago

Komjak RI Cek Kejari Pekanbaru, Seluruh Pengaduan Masyarakat Disebut Sudah Ditindaklanjuti

Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…

17 jam ago

Viral Video MBG di SDN 015 Tambusai Utara, Pihak Sekolah Tegaskan Tak Pernah Menolak

Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…

19 jam ago