Categories: Riau

Lintas Japura-Telukkuantan Rusak Parah, Mahasiswa Sesalkan Pemprov

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Pembiaran kerusakan jalan yang menghubungkan Japura, Indragiri Hulu (Inhu) dan Telukkuantan, Kuantan Singingi (Kuansing),  mendapat kecaman dari mahasiswa. Mahasiswa menyayangkan Pemerintah Provinsi Riau sampai sekarang tidak melakukan perbaikan.

Ketua Umum Rumpun Mahasiswa Inhu, Ilham Permana, mengatakan, jalan lintas provinsi itu kondisinya semakin hari semakin memprihatinkan. Sudah banyak korban baik pengemudi kendaraan roda dua maupun roda empat yang menjadi keganasan lubang berjalan.

"Mengapa disebut lubang berjalan dikarenakan semakin hari lubang-lubang tersebut berpindah tempat melahirkan anak anak lubang baru. Berdasarkan kajian yang telah kami lakukan, ditemukan beberapa faktor penyebab kerusakan di jalan lintas provinsi ini," kata Ilham, Senin (19/4/2021).

Beberapa faktor fatal penyebab kerusakan ini telah lama dibiarkan di antaranya permasalahan perawatan dan kelas jalan yang dilewati kendaraan kelebihan tonase.  

Kalau dikaji satu per satu dimulai dari faktor perawatannya, pemerintah provinsi acap kali tidak logis menganggarkan dana guna perawatan jalan mengingat jalan tersebut merupakan jalur tua. Seharusnya sudah tidak layak lagi menggunakan tipe jalan berbahan dasar aspal. Seharusnya sudah menjadi rigit. 

Alasan lainnya karena jalan tersebut kerap dilalui kendaraan milik perusahaan batubara dan sawit  dan merupakan jalur tengah pertemuan antara dua jalur penghubung lintas Sumatra. 

"Di sini pemerintah nampaknya tidak mengindahkan pasal 273 UU Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Di pasal itu menyebutkan setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaik jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga mengakibatkan korban dan kerusakan dapat dipidana dengan kurungan paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp120 juta," katanya. 

Sementara jika tidak memberi rambu jalan rusak dapat dipidana 6 bulan kurungan dan denda  Rp1,5 juta. 

"Menurut dugaan kami pemerintah dalam hal ini wajib bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi dan mengganti semua kerugian yang disebabkan oleh lubang lubang berjalan ini," ujar tokoh muda asal Inhu ini.

Ilham melanjutkan, faktor kedua  adalah kelebihan tonase kendaraan yang terselubung yang dilakukan oleh oknum perusahaan dan para supir yang melntas di jalur itu.

Hal ini bisa  ditemui ketika berpapasan dengan kendaraan tersebut dimana terlihat sumbunya yang diperpanjang. Sepintas ketika dilihat dari luar memang tidak tampak secara kasat mata karena modifikasi yang dilakukan juga merubah bentuk ukuran bak dan tangki. 

"Di sini kami selaku kontrol dari pemerintah mengultimatum pemerintah dalam hal ini khususnya Pemerintah Provinsi Riau untuk segera memperbaiki jalan penuh lobang ini dan kepada para pemilik perusahaan  dan supir agar mengembalikan kapasitas tonase kendaraan nya agar sesuai dengan bentuk asli serta untuk menyesuaikan dengan kelas jalan yang dilewati," sebutnya.

Laporan: Fopin Sinaga (Rengat)
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Antrean Bio Solar Mengular ke Badan Jalan Dishub Pekanbaru Minta Pengelola SPBU Bekerja Sama

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…

1 jam ago

Rumah Camat Merbau Hangus Terbakar di Teluk Belitung

Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…

2 jam ago

Verifikasi Berkas 153 Calon Kades di 54 Desa se-Rohul Diumumkan 27-28 Oktober 2026

Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…

8 jam ago

Aroma Busuk Mirip Telur dan Gas Bocor Resahkan Warga, DLHK Pekanbaru Telusuri Sumber Bau

DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…

8 jam ago

Kabur Usai Cabuli Murid Oknum Guru di Pelalawan Diburu Polisi dan Masuk DPO

Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…

9 jam ago

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unri, Prof Yesi Soroti Peran Akuntansi Manajemen di BUMDes

Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…

9 jam ago