Categories: Riau

Tingkatkan Kewaspadaan Virus Corona

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sudah ditemukan masyarakat yang terjangkit virus corona di Malaysia dan Singapura membuat Provinsi Riau lebih meningkatkan kewaspadaan di pintu-pintu masuk baik pelabuhan dan bandara. Pasalnya, dari sisi geografis,  Riau berdekatan dengan dua negara tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, sebelum adanya masyarakat di Malaysia dan Singapura yang terjangkit virus corona. Pihaknya juga sudah melakukan pengawasan terhadap penumpang pesawat dan kapal yang masuk Riau. Pengawasan dilakukan dengan alat pemindai suhu tubuh atau thermal scanner.

"Sebelum adanya kasus positif corona di Malaysia dan Singapura, kami sudah melakukan pengawasan terhadap penumpang internasional yang masuk ke Riau. Apalagi kalau saat ini sudah ada ditemukan di Malaysia dan Singapura, tentu kami lebih meningkatkan kewaspadaan lagi," katanya.

Bentuk peningkatan kewaspadaan tersebut dengan memberikan kartu kontrol kepada para penumpang internasional yang masuk ke Riau. Di mana sebelumnya kartu ini tidak diberikan kepada penumpang internasional yang masuk ke Riau.

"Saat virus corona masih berkembang di Cina, penumpang internasional yang masuk ke Riau dan telah dilakukan pemindaian suhu tubuh tidak diberikan kartu kontrol. Kalau sekarang, semua penumpang internasional kami berikan kartu kontrol," sebutnya.

Kartu kontrol ini bertujuan untuk mengetahui kondisi mereka pascabepergian keluar negeri. Karena masa incubasi virus ini selama 14 hari. "Jika saat kedatangan mereka virus itu tidak terpantau, maka melalui kartu itu mereka bisa mengontrol kondisi kesehatannya masing-masing," sambung Mimi.

Jika selama 14 hari tersebut para penumpang internasional tersebut mengalami gejala-gejala yang dipaparkan di kartu tersebut. Maka yang bersangkutan dapat mendatangi sarana kesehatan pemerintah terdekat.

"Gejala yang dimaksud yakni demam, batuk, mengalami gangguan pernafasan. Jika ada gejala tersebut, silahkan datang ke fasilitas kesehatan terdekat. Nantinya petugas kesehatan akan melihat riwayat kartu kontrol tersebut, jadi dapat menentukan langkah apa yang harus dilakukan," jelasnya.(sol) 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

3.500 Pramuka Ikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru, Wako Dorong Aksi Nyata

Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…

6 menit ago

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

24 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

24 jam ago

Karhutla di Tapung Masuk Hari Keempat, 3 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…

24 jam ago

Job Fair Rohul 2026 Jadi Kesempatan Pencari Kerja Temukan Lowongan Baru

Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…

1 hari ago

Antisipasi Keracunan MBG, BGN Kuansing Ingatkan SPPG Perketat Cek Kualitas Makanan

BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…

1 hari ago