Categories: Riau

Pendapatan Daerah Turun 14,48 Persen

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) -Pendapatan daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), tahun 2020 mengalami penurunan hingga 14,48 persen. Selain pendapatan daerah, belanja daerah juga mengalami penurunan.

Informasi tersebut diketahui dari kegiatan focus group discussion (FGD) percepatan pelaksanaan anggaran pasca evaluasi Raperda tentang Perubahan Anggara Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020, serta Ranpergub tentang Penjabaran Perubahan APBD Provinsi Riau 2020 secara virtual.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau Yan Prana Jaya yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan, saat ini pendapatan Provinsi Riau untuk APBD-P terjadi penurunan ketika disandingkan dengan APBD murni 2020.

"Sebelum terjadi perubahan, pendapatan Provinsi Riau sebesar Rp10,216  triliun lebih dan setelah perubahan terjadi penurunan menjadi hanya sebesar Rp8,736  triliun lebih. Artinya terjadi penurunan sebesar 14,48 persen," katanya.

Selain pendapatan daerah, lanjut Yan Prana, pada pos belanja daerah juga mengalami penurunan. Di mana sebelumnya Rp10,282  triliun setelah terjadi perubahan menjadi  Rp8, 810  triliun, atau terjadi penurunan sebesar 14,31 persen.

"Sedangkan untuk belanja tidak langsung hanya terjadi penurunan dari Rp5,479 triliun menjadi Rp5,439  triliun yaitu terjadi penurunan sebesar 5,40 persen. Begitu juga dengan belanja langsung terjadi penurunan sebesar Rp25,62 persen dari sebelumnya Rp4,532  triliun menjadi Rp3,371  triliun," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yan Prana juga menyampaikan bahwa Silpa Provinsi Riau sebelumnya Rp65 miliar setelah perubahan bertambah menjadi Rp81, 216  miliar setelah hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan RI.

"Untuk sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) Provinsi Riau terdapat penambahan," jelasnya.

Pada kegiatan tersebut, dihadiri Dirjen Keuangan Daerah Departemen Keuangan Dalam Negeri, Mochamad Ardian Noervianto. Sedangkan dari Pemprov Riau juga hadir Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau Eva Revita, Kepala BPKAD Riau Indra SE dan Kepala Bappeda Litbang, Emri Juli Harnis.(ade)
 

Laporan : Soleh Saputra (Pekanbaru)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Polisi Ungkap Motif Keji Pembunuhan Dumaris, Dipicu Narkoba dan Foya-Foya

Pelaku curas pembunuhan di Pekanbaru sempat foya-foya di Medan usai beraksi. Polisi ungkap motif dipengaruhi…

7 jam ago

Pendidikan Belum Merata, Abu Bakar Soroti Digitalisasi dan Minimnya Pengawasan Pusat

Abu Bakar soroti kesenjangan pendidikan daerah dan dorong perubahan sistem serta respons cepat pemerintah di…

8 jam ago

Dari Penggerebekan Polres Siak, Kades Langkai Ternyata Positif Narkoba

Kades Langkai Siak positif narkoba usai penggerebekan kasus sabu. Polisi amankan 4 tersangka dan barang…

10 jam ago

Mantan Ajudan Sekwan Pekanbaru Dituntut 4 Tahun Penjara, Kasus SPPD Fiktif Terungkap

Mantan ajudan Sekwan Pekanbaru dituntut 4 tahun penjara dalam kasus obstruction of justice SPPD fiktif…

11 jam ago

Polisi Selidiki Kasus Pria Tewas Terikat di Truk Pengangkut Minyak Goreng

Seorang pria ditemukan tewas terikat di kabin truk di Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian…

11 jam ago

Wako Agung Lantik 7 Pejabat, Langsung Minta Kerja Cepat dan Nyata

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 7 pejabat baru dan menegaskan pentingnya adaptasi cepat serta…

11 jam ago