Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau Agung Nugroho yang juga menjabat sebagai anggota Komisi V DPRD Riau saat menyalami mahasiswa dalam sebuah aksi demonstrasi beberapa waktu lalu.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aksi kampus yang mengancam akan melakukan drop out (DO) atau mengeluarkan mahasiswa yang berdemo mendapat kecaman keras dari Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau Agung Nugroho.
Ia menganggap ancaman yang disampaikan pihak kampus terlalu berlebihan dan melanggar nilai demokrasi.
“Mahasiswa itu sebagai penyeimbang, kontrol terhadap persoalan sosial. Jika memang benar mengeluarkan mahasiswa yang berdemo, maka kampus telah melakukan pelanggaran hak azasi manusia (HAM),” sebut Agung kepada Riaupos.co, Selasa (15/10/2019).
Ia menjelaskan, demonstrasi merupakan hak dari seluruh masyarakat Indonesia yang dijamin Undang-Undang (UU). Lebih tepatnya UU Nomor 9/1998 yang menjamin kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Pihak kampus, dikatakan dia seharusnya dapat arif dan bijaksana.
“Sejauh ini saya sudah mendapat aduan mahasiswa dari beberapa kampus yang mendapat ancaman serupa,” tukasnya.
Selaku Anggota Komisi V yang membawahi bidang pendidikan, dirinya berjanji tidak akan tinggal diam. Dan akan memanggil kampus yang terbukti melakukan pengancaman. Bila perlu secara pribadi dirinya menyatakan siap membantu advokasi para mahasiswa yang mendapat ancaman atau bahkan langsung di keluarkan.
“Kami akan panggil dan tanyakan pihak kampus perihal ancaman itu. Kita ini semua pernah jadi mahasiswa. Termasuk petinggi kampus itu. Jadi jangan sekali-kali mengkhianati perjuangan mahasiswa,” tegasnya.
Laporan: Afiat Ananda
Editod: E Sulaiman
Polisi menangkap pemuda 18 tahun terduga pelaku curanmor di Inhu. Motor korban dicuri saat dini…
Teror monyet liar di Tembilahan Hilir, Inhil, semakin meresahkan. Hingga kini 11 warga menjadi korban…
Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…
Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…
Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…
Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…