Categories: Riau

Ahmad Syah Harrofie Pj Sekdaprov Riau Diamanahkan Lima Tugas

(RIAUPOS.CO) — Ahmad Syah Harrofie, resmi dilantik menjadi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, setelah prosesi pelantikan di Gedung Daerah Riau, Rabu (14/8). Ahmad Syah menggantikan Ahmad Hijazi yang telah menerima keputusan presiden (keppres) pemberhentian dirinya sebagai Sekdaprov Riau.

Usai melantik Pj Sekdaprov Riau, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, paling tidak ada lima tugas yang harus langsung dijalankan oleh Pj Sekdaprov Riau. Yang pertama  Pj Sekdaprov harus mengkoordinasikan dengan seluruh ASN di bawahnya, agar pekerjaan yang dilakukan dapat berjalan sesuai koridor dan dapat memaknai tugas pokok dan fungsinya.

“Kemudian juga harus dapat menjawab perubahan yang terjadi secara baik dan bijak, terutama kebijakan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Pj Sekdaprov juga harus bisa memberdayakan para ASN di bawahnya sebagai pendukung proses peningkatan kinerja. Baik dari sisi teknis dan administrasi. Untuk dalam tugas-tugas pemerintahan, fungsi pengawasan harus menjadi prioritas dan harus dilakukan secara berjenjang.

“Yang terakhir yakni prinsip profesionalisme, transparan, dan integritas, serta menghindarkan dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme harus ditetapkan secara bersungguh-sungguh. Kemudian juga bisa mengkoordinasikan kegiatan yang berhubungan dengan legislatif DPRD Riau,” pintanya.

Dalam kesempatan itu, Syamsuar juga menyampaikan terima kasih kepada Sekdaprov sebelumnya yakni Ahmad Hijazi. Meskipun sudah tidak lagi menjabat sebagai Sekdaprov Riau, pihaknya masih meminta dukungan dan masukkan untuk pembangunan Riau ke depannya.

“Kalau ada yang mau disampaikan kepada kami, berupa masukan-masukan, kami harapkan keikhlasan dan kerelaan untuk menyampaikannya,” ujarnya.

Pj Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie usai pelantikan mengatakan, terkait lima poin yang disampaikan oleh Gubernur Riau, akan segera dilaksanakan. Karena yang disampaikan tersebut rata-rata adalah tugas koordinasi dan komunikasi baik internal maupun eksternal.

“Saya akan coba komunikasikan dengan baik untuk menyukseskan program-program Pak Gubernur. Tugas pertama yang akan segera saya lakukan yakni pembahasan APBD Perubahan tahun 2019 dan APBD 2020,” sebutnya.

Sementara itu, Ahmad Hijazi ketika dikonfirmasi terkait informasi yang beredar bahwa ia akan menjadi Widyaiswara BPSDM, ia menyatakan belum. Karena masih ada proses yang harus dilalui. “Belum. Tergantung Bu Indrawati (Asisten III, red) yang mengurus administrasinya,” sebutnya.(gem)
 

 

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Pastikan Program Berobat Gratis UHC Tetap Berlanjut

Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…

15 jam ago

Defisit APBN Bisa Nol, Menkeu Ingatkan Dampak ke Ekonomi

Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…

16 jam ago

DPRD Pekanbaru Minta Satgas Tertibkan Kabel FO Meski Perda Belum Rampung

DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…

16 jam ago

ASN Terlibat Narkoba, Sekda Inhu Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi

Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…

16 jam ago

Rekor Unggul, Jojo Siap Tempur Hadapi Kodai di Perempat Final Malaysia Open 2026

Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…

17 jam ago

Kabar Baik, Gaji ASN dan PPPK Meranti Mulai Dibayar

Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…

17 jam ago