Petani Palawija Keluhkan Cuaca Ekstrem
PERAWANG (RIAUPOS.CO ) — Cuaca ekstrem yang telah berlangsung sejak bulan Ramadan mempengaruhi pendapatan ekonomi bagi petani palawija di Kecamatan Tualang. Cuaca ekstrem mengakibatkan penjualan hasil panen kebun seperti cabai merah di pasar tidak menentu.
Selain itu, tanaman sayuran petani juga sangat rentan terserang hama penyakit karena pengaruh kondisi cuaca yang tidak menentu. Seperti Suryono, petani Pinang Sebatang Barat, yang mengeluhkan sejak sebulan ini cuaca ekstrem yang melanda di Kecamatan Tualang.
“Harga jual panen tidak menentu. Seperti cabai merah sejak bulan Ramadan harga tidak menentu, baru dua hari menjelang Idulfitri harganya naik,†ungkap Suryono tinggal di Dusun Sukajaya, Jumat (14/6).
Suryono merupakan petani sukses di Kabupaten Siak menuturkan, dengan cuaca ekstrem saat ini, petani harus tahu tanaman sayuran apa yang harus ditanam. Karena meski tidak mengganggu hasil panen, namun harga jual di pasar bisa jatuh.
Selain cuaca ekstrem yang mengakibatkan harga jual panen di pasar tidak menentu, juga petani harus menghadapi gangguan hama penyakit. Karena banyak tanaman sayuran yang mati.
“Kalau kemarau kita masih bisa menyiram tanaman. Namun jika kena hama penyakit susah dibasmi, perlu waktu membasminya,†jelas Suryono.
Dirinya berharap cuaca ekstrem cepat berlalu, sehingga petani bisa bercocok tanam sesuai musimnya. Dan hasil panen yang dijual di pasar jadi bagus sehingga menambah pendapatan petani.(wik)
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…