Categories: Riau

Petani Palawija Keluhkan Cuaca Ekstrem

PERAWANG (RIAUPOS.CO ) — Cuaca ekstrem yang telah berlangsung sejak bulan Ramadan mempengaruhi pendapatan ekonomi bagi petani palawija di Kecamatan Tualang. Cuaca ekstrem mengakibatkan penjualan hasil panen kebun seperti cabai merah di pasar tidak menentu.

Selain itu, tanaman sayuran petani juga sangat rentan terserang hama penyakit karena pengaruh kondisi cuaca yang tidak menentu. Seperti Suryono, petani Pinang Sebatang Barat, yang mengeluhkan sejak sebulan ini cuaca ekstrem yang melanda di Kecamatan Tualang.

“Harga jual panen tidak menentu. Seperti cabai merah sejak bulan Ramadan harga tidak menentu, baru dua hari menjelang Idulfitri harganya naik,” ungkap Suryono tinggal di Dusun Sukajaya, Jumat (14/6).

Suryono merupakan petani sukses di Kabupaten Siak menuturkan, dengan cuaca ekstrem saat ini, petani harus tahu tanaman sayuran apa yang harus ditanam. Karena meski tidak mengganggu hasil panen, namun harga jual di pasar bisa jatuh.

Selain  cuaca ekstrem yang mengakibatkan harga jual panen di pasar tidak menentu, juga petani harus menghadapi gangguan hama penyakit. Karena banyak tanaman sayuran yang mati.

“Kalau kemarau kita masih bisa menyiram tanaman. Namun jika kena hama penyakit susah dibasmi, perlu waktu membasminya,” jelas Suryono.

Dirinya berharap cuaca ekstrem cepat berlalu, sehingga petani bisa bercocok tanam sesuai musimnya. Dan hasil panen yang dijual di pasar jadi bagus sehingga menambah pendapatan petani.(wik)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

2 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

2 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

2 hari ago