Categories: Riau

Usaha Lesu, Pengusaha Hotel Minta Stimulus Pemerintah soal Pajak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tidak ada yang bisa menyangkal dampak Covid-19 ini mematikan banyak usaha, termasuk usaha penginapan di Pekanbaru. Dalam hal ini pengusaha hotel yang tergabung  Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Riau, mendatangi kantor DPRD Kota Pekanbaru untuk berdiskusi dan mencarikan solusi, Rabu (15/04). 

Kedatangan pengusaha hotel yang diwakili oleh para General Manager ini disambut dan diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal MM, yang juga berlatar belakang dari usaha perhotelan, diruangannya.

Dalam pertemuan tersebut, para pengusaha ini meminta agar perwakilan legislatif sebagai perpanjangan tangan dari masyarakat, menyampaikan kepada pemerintah untuk melindungi seluruh pelaku usaha yang lesu akibat covid-19.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PHRI Riau Dwi Sutrisno mengatakan, tujuan kedatangan mereka ke DPRD Kota Pekanbaru ingin menyampaikan aspirasi bahwa hampir semua badan usaha termasuk hotel dan restoran tingkat huniannya jauh dari apa yang diharapkan.

"Dari sini, maka perlunya peran pemerintah membantu dunia usaha yang sedang terpuruk saat ini. Tentunya harapan kami ada stimulus lah," kata Dwi.

Menurutnya, kebijakan pemberian stimulus itu sudah diterapkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Padang serta Pemko Jambi. Dimana katanya, pemberian stimulus kepada pelaku usaha yakni kelonggaran pajak selama dampak penyebaran Covid-19.

"Kita minta membebaskan pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan dan pajak reklame untuk dunia usaha saat covid-19, Aspirasi ini kami lakukan guna menyelamatkan dunia usaha termasuk hotel dan restoran," ungkapnya.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal MM, membenarkan jika dalam pertemuan itu, ada beberapa poin aspirasi yang menjadi keluhan para pelaku dunia usaha hotel dan restoran dalam masa penyebaran wabah Covid-19 saat ini.

Salah satu hal yang menjadi dampak tersebut adalah tingkat hunian hotel yang menurun jauh dan berakibat minimnya pendapatan serta sebagian karyawan dirumahkan.

"Persentase karyawan yang dirumahkan sejalan dengan tingkat okupansi. Jika okupansi misalnya 10 persen itu ada 50 sampai 60 persen pegawai di rumahkan," sebut Nofrizal yang juga merupakan Ketua PHRI Riau ini.

Menurutnya, persentase itu hampir sama dengan hotel yang tidak beroperasional. Dengan adanya kasus yang melilit dunia usaha saat ini perlu kebijakan yang arif dari pemerintah terutama dalam penangguhan pajak.

"Yang diminta penangguhan itu pajak hotel,pajak restoran pajak reklame dan pajak penghasilan PPh 21. Bagaimana teknisnya kita serahkan ke pemerintah," jelasnya.

Termasuk katanya keringanan pembayaran tagihan listrik dari PLN. Tak terkecuali bagi karyawan yang terdampak seperti pencairan klaim BPJS ketenagakerjaan serta penangguhan cicilan kredit.

"Bank ataupun lising tidak mau tahu, mereka tetap keluarkan surat. Makanya perlu keringanan dan kebijakan pemerintah dalam hal ini," jelasnya.

Disampaikan nya juga menjelang Idul Fitri, dunia usaha perhotelan tetap memberikan Tunjangan Hari Raya (THR). Meski pemberian itu tidak sesuai dengan yang diharapkan seperti biasanya.

"Walaupum hotel saat ini belum ada menghasilkan, bukan berarti tidak membayar walaupun nanti jumlahnya tidak sesuai sesuai. Bisa separuh, sepertiga atau 30 persen atau 40 persen itu tergantung kesepakatan nantinya," tuturnya.

Laporan: Agustiar (Pekanbaru)
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

21 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago