Tangkapan layar video petugas pengamanan dan KPPS Pemilu 2024 Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya memikul logistik pemilu karena jalan tidak bisa dilewati kendaraan bermotor, Selasa (13/2/2024).
TENAYAN RAYA (RIAUPOS.CO) – Beredar sejumlah foto dan video beberapa petugas pelaksana pemilihan umum (pemilu) dan polisi memikul logistik pemilu. Sambil membawa kardus-kardus itu, mata mereka terfokus ke jalan yang mereka lewati.
Jalan tanah itu lebih mirip kubangan, berwarna kuning, terlihat lembek dan penuh bekas roda. Bahkan mereka yang memikul logistik pemilu itu terlihat sangat berhati-hati saat berjalan melewatinya.
Ternyata kondisi itu terjadi di Kota Pekanbaru, tepatnya di wilayah Tenayan Raya. Hal itu dibenarkan Kapolsek Tenayan Raya Kompol Oka M Syahrial melalui Kanit Reskrim Iptu Dodi Vivino. Aksi polisi dan petugas pemilu itu berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB pada Selasa (13/2).
”Itu kejadian hari ini (kemarin, red) sekitar pukul 11.00 WIB. Kondisi jalan cukup parah hingga tidak bisa dilewati kendaraan bermotor,” kata Iptu Dodi.
Iptu menyebutkan, Polisi yang terlihat memikul logistik itu merupakan Bripka Jaka. Dirinya bersama Petugas PPS Kelurahan Tuah Negeri yang membawa logistik pemilu dari Kecamatan Tenayan Raya menuju TPS di kelurahan tersebut.
”Kondisi jalan memang sangat sulit, terlebih kalau hujan. Ada sekitar 600 meter, hingga harus berjalan kaki,” tambah Iptu Dodi.
Kendati begitu, pendistribusian logistik ke kelurahan hasil pemekaran itu dapat sampai ke lokasi tanpa kendala. Setidaknya, kata Iptu Dodi, tidak dari kendala jalan yang ditempuh sulit ditembus kendaraan angkutan barang.
”Alhamdulillah, situasi aman dan terkendali,” tutup Iptu Dodi.(end)
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…