minta-kejati-tahan-sh
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sekitar dua puluhan orang menggelar aksi kamisan di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru pada Kamis (13/1). Salah satu pesan yang disampaikan lewat spanduk dan poster yang mereka bawa pada aksi sore itu adalah agar Kejati Riau menahan tersangka kasus pencabulan di Universitas Riau (Unri) berinisial SH.
Koordinator aksi Agil Fadhlan menyebutkan aksi hari itu datang dari berbagai unsur masyarakat Riau, khususnya dari Kota Pekanbaru menanggapi dua kasus kekerasan seksual yang sedang mengemuka ke publik saat ini. Selain kasus di Unri yang melibatkan Dekan FISIP non aktif SH juga ada kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak angkat salah seorang anggota DPRD Pekanbaru.
"Salah satu tuntutan kami adalah agar Kejati menahan SH. Namun saat ini kan ada dua kasus yang mengemuka ke publik, maka hari ini (kemarin, red) kami membawa mawar untuk jaksa sebagai bentuk dukungan dalam menuntaskan kasus ini," kata Agil.
Bunga mawar yang diberikan peserta aksi menurut Agil tidak hanya punya arti bentuk dukungan kepada jaksa. Tapi juga bisa berarti duka cita jika jaksa tidak menahan pelaku kekerasan seksual. Mawar itu juga bisa bermaksud sebagai titipan untuk saudari mereka yang menjadi penyintas kekerasan seksual.
Pada aksi yang baru usai sekitar pukul 17.45 WIB tersebut, peserta aksi kompak menggunakan baju serba hitam. Beberapa perempuan yang ambil bagian dalam aksi juga membawa payung hitam sambil memegang bunga mawar dengan kuntum berwarna merah. Mereka semua menuntut keadilan bagi para penyintas kekerasan seksual yang mereka anggap saudara mereka sendiri.
"Kami hadir di sini untuk menjemput keadilan korban, kawan kami dari Unri. Karena sampai hari ini (kemarin, red) masih menunggu ketidakjelasan. Untuk Kejaksaan Tinggi kami sampaikan, kasus ini akan kami kawal sampai menang," sebut Agil yang juga merupakan Ketua Tim Advokasi Mahasiswa Unri ini.(end)
Pemkab Bengkalis membuka seleksi Komisaris PT BLJ. Empat peserta mengikuti serangkaian uji kelayakan dan kepatutan…
Abrasi yang melanda Kuala Enok selama tiga hari merusak 20 bangunan dan fasilitas umum. Kerugian…
Kesaksian UAS di sidang Abdul Wahid mengungkap perjalanan politik, dukungan Pilgub Riau, hingga konflik kepemimpinan…
Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…
PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…
Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…