Posko pengungsi dan posko kesehatan bencana asap bagi masyarakat di Gedung Markaz Dakwah PKS Riau, Jalan Soekarno-Hatta, Kamis (12/9/2019). (PRAPTI DWI LESTARI/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Riau membuka posko pengungsi dan posko kesehatan bencana asap bagi masyarakat. Posko tanggap darurat yang pertama di Pekanbaru ini mulai beroperasi mulai Rabu (11/9) di Gedung Markaz Dakwah PKS Riau.
Posko tanggap darurat bencana asap ini terbuka untuk umum selama 24 jam dengan beragam fasilitas yang memadai. Di antaranya dokter dan perawat, ruang periksa dan ruang inap AC, fasilitas pemeriksaan kesehatan, pemurni udara, tabung oksigen, alat pengasapan, obat-obatan, boks bayi, fasilitas ambulans, konsumsi, dan masih banyak lagi.
Bahkan pihak DPW PKS Riau bersedia menjemput dan memfasilitasi para korban bencana asap dengan ambulans yang selalu siaga 24 jam di posko tersebut. Meski posko pengungsi dan posko kesehatan ini utamanya ditujukan bagi ibu hamil, balita, dan lansia, namun masyarakat dari berbagai kalangan tampak berbondong mendatangi dan mendapatkan pelayanan kesehatan.
Ketua Deputi Media Baru Humas DPW PKS Riau, Enda Inspirasi mengatakan aspek kepedulian terhadap sesama menjadi awal mula hadirnya posko pengungsi dan posko kesehatan bencana asap ini.
"Bagi masyarakat yang memerlukan bantuan dapat menghubungi call center Posko Asap PKS Riau di nomor 0823-8503-5313," tuturnya.
Dari pantauan Riaupos.co, puluhan orang memadati posko dan memeriksakan diri, namun ibu hamil dan anak-anak menjadi pihak yang terbanyak datang ke posko pengungsi dan posko kesehatan bencana asap ini. Keluhannya pun beragam, mulai dari sesak napas, batuk, pilek, radang tenggorokan, asma, kepala berdenyut, dan lain sebagainya.
Yuni seorang pengunjung dengan riwayat asma yang memeriksakan dirinya mengaku sangat terganggu dengan parahnya kabut asap di Riau bahkan sudah tiga hari ini ia mengaku kesakitan.
"Aktivitas sangat terganggu, terutama tiga hari terakhir. Cukup terbantu juga dengan hadirnya posko ini. Asma saya akhir-akhir ini kambuh, hidung perih, batuk, dada sakit, dan susah bernapas. Saya berharap tentu masalah asap cepat teratasi dan jangan terulang lagi," ujarnya.
Dokter Taufik yang bertugas di posko tersebut mengatakan, pasien yang datang kebanyakan anak-anak dengan keluhan ISPA. Banyak juga para ibu hamil yang turut berobat ke sini.
"Antusiasme masyarakat sangat besar dengan adanya posko asap ini. Kami juga menampung masyarakat yang mengungsi akibat kabut asap ini," ujarnya.(ayi)
Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…