Categories: Riau

DPW PKS Riau Buka Posko Pengungsi Korban Asap

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Riau membuka posko pengungsi dan posko kesehatan bencana asap bagi masyarakat. Posko tanggap darurat yang pertama di Pekanbaru ini mulai beroperasi mulai Rabu (11/9) di Gedung Markaz Dakwah PKS Riau.

Posko tanggap darurat bencana asap ini terbuka untuk umum selama 24 jam dengan beragam fasilitas yang memadai. Di antaranya dokter dan perawat, ruang periksa dan ruang inap AC, fasilitas pemeriksaan kesehatan, pemurni udara, tabung oksigen, alat pengasapan, obat-obatan, boks bayi, fasilitas ambulans, konsumsi, dan masih banyak lagi.

Bahkan pihak DPW PKS Riau bersedia menjemput dan memfasilitasi para korban bencana asap dengan ambulans yang selalu siaga 24 jam di posko tersebut. Meski posko pengungsi dan posko kesehatan ini utamanya ditujukan bagi ibu hamil, balita, dan lansia, namun masyarakat dari berbagai kalangan tampak berbondong mendatangi dan mendapatkan pelayanan kesehatan.
Ketua Deputi Media Baru Humas DPW PKS Riau, Enda Inspirasi mengatakan aspek kepedulian terhadap sesama menjadi awal mula hadirnya posko pengungsi dan posko kesehatan bencana asap ini.

"Bagi masyarakat yang memerlukan bantuan dapat menghubungi  call center Posko Asap PKS Riau di nomor 0823-8503-5313," tuturnya.

Dari pantauan Riaupos.co, puluhan orang memadati posko dan memeriksakan diri, namun ibu hamil dan anak-anak menjadi pihak yang terbanyak datang ke posko pengungsi dan posko kesehatan bencana asap ini. Keluhannya pun beragam, mulai dari sesak napas, batuk, pilek, radang tenggorokan, asma, kepala berdenyut, dan lain sebagainya.

Yuni seorang pengunjung dengan riwayat asma yang memeriksakan dirinya mengaku sangat terganggu dengan parahnya kabut asap di Riau bahkan sudah tiga hari ini ia mengaku kesakitan.

"Aktivitas sangat terganggu, terutama tiga hari terakhir. Cukup terbantu juga dengan hadirnya posko ini. Asma saya akhir-akhir ini kambuh, hidung perih, batuk, dada sakit, dan susah bernapas. Saya berharap tentu masalah asap cepat teratasi dan jangan terulang lagi," ujarnya.

Dokter Taufik yang bertugas di posko tersebut mengatakan, pasien yang datang kebanyakan anak-anak dengan keluhan ISPA. Banyak juga para ibu hamil yang turut berobat ke sini.

"Antusiasme masyarakat sangat besar dengan adanya posko asap ini. Kami juga menampung masyarakat yang mengungsi akibat kabut asap ini," ujarnya.(ayi)

 

Share
Published by

Recent Posts

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

19 jam ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

2 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

2 hari ago

Hakim Vonis Ringan Kasus Penggelapan Miliaran, Kejari Inhil Siap Banding

Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…

2 hari ago

45 Jemaah Haji Riau Akhirnya Berangkat Usai Alami Penundaan

Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…

2 hari ago

Wako Pekanbaru Jemput Dukungan Pusat, Gaspol Benahi Sistem Sampah

Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…

2 hari ago