Salwadi Datuk Panglima Raja.
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Sesuai dengan jadwal di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6/2019) sidang gugatan yang dilayangkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) dimulai.
Tidak sedikit yang khawatir akan munculnya berbagai kerusuhan yang bisa menjalar ke daerah di tanah air. Salah seorang tokoh masyarakat Teluk Kuantan, Salwadi Datuk Panglima Raja sebagai Hulu Balang Kenegerian Teluk Kuantan, berharap itu tidak terjadi. Terutama di Kabupaten Kuansing khususnya di Kecamatan Kuantan Tengah yang menjadi pusat pemerintahan.
’’Kami siap menjaga agar tetap aman, tertib dan kondusif. Atas nama masyarakat Kecamatan Kuantan Tengah, kami tidak menginginkan adanya gangguan di Kuansing terutama di Kecamatan Kuantan Tengah,’’ ujar Salwadi usai menghadiri apel konsolidasi operasi ketupat muara Takus 2019 di Mapolres Kuansing. Menurutnya, persoalan gugatan itu sudah ada yang menenggarai. Karena itu, tunggu dan patuhi hasil keputusannya.
Kapolres AKBP Muhammad Mustofa SIk MSi mengakui situasi saat ini masih berada dalam tahapan pemilihan presiden wakil presiden belum tuntas. Masih ada sidang gugatan yang sedang berada di MK.
Selama proses PHPU tersebut berada di MK, Kapolres menghimbau kepada masyarakat dan stake holder terkait untuk sama-sama menjaga situasi yang kondusif, aman dan damai.(dac)
Warga Pekanbaru antusias berburu sembako murah di GPM HUT TNI AU ke-80. Ribuan paket bantuan…
Seorang lansia di Pekanbaru bakar ban di Jalan Sudirman sebagai protes tak lagi menerima bansos…
Hujan kembali picu banjir di Pekanbaru. DPRD desak perbaikan drainase menyeluruh usai insiden warga terseret…
Seleksi Paskibraka Inhil 2026 resmi dimulai dengan 110 peserta. Penilaian meliputi fisik, mental, dan karakter…
Sebanyak 187 JCH Kuansing berangkat 30 April 2026. Hotel di Madinah hanya 30 meter dari…
Aksi warga di Panipahan berujung perusakan rumah dan temuan diduga sabu. Polisi selidiki kasus, Polda…