Noviwaldy Jusman
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyayangkan lemahnya kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Riau. Pasalnya, memasuki semester II tahun anggaran 2019 serapan anggaran masih di angka 35 persen. Hal itu dikhawatirkan berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat serta target pembangunan yang telah direncanakan.
Maka dari itu, gubernur sebagai pimpinan tertinggi di Pemprov Riau harus perintahkan percepatan agar anak buah tidak ragu dalam bekerja. “Memang hal ini sudah lumrah terjadi. Karena aturan yang segudang yang membuat pemda terlambat start di awal. Yang sudah-sudah, masa pergantian pimpinan terjadi masa transisi di mana kegiatan baru boleh dilaksanakan atas persetujuan gubernur baru,” sebut Anggota Komisi IV DPRD Riau Noviwaldy Jusman kepada Riau Pos, Rabu (12/6).
Diakui dia, saat ini sudah banyak kegiatan yang antri di unit layanan pengadaan (ULP) Pemprov Riau. Menurut dia, jika kinerja pemprov normal seharusnya sebagian kegiatan yang telah direncanakan sudah terlaksana. Namun dari laporan yang ia dapat kurang dari setengah program kerja belum terealisasi.
Pihaknya berencana akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai lambat dalam mengeksekusi kegiatan. “Khususnya Dinas PUPR. Karena mereka paling banyak kegiatan pembangunan. Ini penting karena setiap rencana pembangunan itu selalu memikirkan dampak. Misal pembangunan jembatan. Dampak positifnya masyarakat mendapat aksesibilitas yang baik. Kalau belum juga dibangun, masyarakat susah. Nah itu,” ujarnya.(nda)
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…
Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…
Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…
Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…
Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…