Categories: Riau

Penyaluran BLT BPUM Diperpanjang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kemenkop UKM menyalurkan BLT Banpres Pelaku Usaha Mikro (BPUM) Gelombang Kedua sebesar Rp2,4 juta kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui Bank BRI. Penyaluran bantuan tersebut kini diperpanjang hingga 31 Januari 2021, setelah sebelumnya ditetapkan batas akhir penyaluran hanya sampai 30 Desember 2020.

Manager Operasional BRI Pekanbaru Kushendra menyampaikan, perpanjangan ini dilakukan karena masih adanya pelaku UMKM yang belum melakukan penarikan di Bank BRI.

"Iya diperpanjang sampai  31 Januari 2021 dari yang seharusnya 30 Desember 2020. Masih ada yang belum mengambil makanya diperpanjang," ucapnya, Selasa (12/1).

Dikatakan Kushendra, ia mengharapkan agar masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut segera diambil, jika tidak maka dana akan dikembalikan ke kementerian. "Yang mengambil itu dari mana saja, asal dia bawa syarat lengkap maka akan dilayani," ujarnya.

Menurut Kushendra, jika pelaku usaha menerima pesan pemberitahuan dari Bank BRI, nasabah dapat mengecek sendiri bantuan BPUM melalui eform.bri.co.id/bpum dengan memasukkan nomor induk kependudukan (NIK). Selanjutnya penerima dapat mendatangi Kantor BRI terdekat, dan wajib melengkapi dokumen-dokumen pelengkap sebagai dasar untuk pencairan.

Dijelaskan Kushendra, notifikasi pemberitahuan penerima sendiri tidak hanya terbatas pada mereka yang telah memiliki rekening BRI. Jika tidak memiliki rekening BRI dan memperoleh pesan pemberitahuan, penerima dapat mendatangi Kantor BRI terdekat.

"Masyarakat penerima SMS dapat mendatangi Kantor BRI terdekat dengan membawa KTP serta bukti SMS tersebut untuk dicetak buku tabungannya," jelas Kushendra.

Selain itu, dokumen-dokumen yang harus dilengkapi lainya adalah Surat Pernyataan, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), dan/kuasa penerimaan dana banpres. "Setelah itu dicek baru pencairan bisa dilakukan," pungkasnya.(anf)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

16 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

16 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

16 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

17 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

3 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

3 hari ago