Categories: Riau

30 Km Tol Pekanbaru-Bangkinang Sudah Rigid, 8,3 Km Lahan Belum Tuntas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – ASA penyelesaian Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang di akhir 2021 ini tampaknya belum akan terwujud. Melihat progres pekerjaan hingga awal Desember ini pada angka konstruksi 76 persen, diperkirakan jalan bebas hambatan yang merupakan bagian koridor Jalan Tol Trans Sumatera dan bagian dari ruas Tol Padang-Pekanbaru ini baru akan fungsional pada awal 2022.

Pantauan Riau Pos di lokasi, pekerjaan di sisi sekitar Rimbo Panjang, Tambang, Kamis (9/12), terlihat jalan tol tersebut sudah rigid pavement. Namun ternyata, dari keseluruhan Tol Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 40 km ini, masih ada kurang dari 10 km yang belum tuntas persoalan lahannya. Perihal kondisi terkini progres ini diungkapkan EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Tjahjo Purnomo kepada Riau Pos, malam tadi.

"Dari total keseluruhan panjang 40 km, terdapat 8,3 km lahan yang saat ini masih dalam tahap pembebasan. Serta hingga saat ini Hutama Karya telah melakukan pekerjaan rigid pavement sepanjang 30,5 km," ungkapnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Thahjo Purnomo, mengenai progres pekerjaan, sampai awal Desember sudah terealisasi 76 persen. "Hutama Karya berharap, Tol Pekanbaru-Bangkinang dapat segera difungsionalkan pada awal 2022," sambungnya.

Mengenai ruas jalan tol yang menjadi bagian trase Jalan Tol Pekanbaru-Padang sepanjang 254 kilometer ini, untuk Tol Pekanbaru-Bangkinang memiliki 2×2 lajur di tahap awal dilengkapi dengan 6 (enam) jembatan, 2 (dua) rest area, serta 1 Gerbang Tol (GT) yang berada di Bangkinang.

Disinggung soal berapa tarif yang akan dikenakan bagi pengendara yang melintas di jalan tol yang akan memangkas jarak Pekanbaru ke Bangkinang nantinya, Hutama Karya belum dapat memberikan rincian harga.

"Terkait dengan penetapan tarif Tol Pekanbaru-Bangkinang, Hutama Karya sepenuhnya mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan oleh Badan Usaha Jalan Tol pada proses penyesuaian tarif nantinya," kata Tjahjo Purnomo.

Memang, sebelumnya berdasarkan tinjauan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa kali ditinjau Gubri Syamsuar, Tol Pekanbaru-Padang seksi Pekanbaru-Bangkinang ini ditargetkan akhir 2021 sudah bisa beroperasi. Namun karena beberapa kendala, sehingga dikabarkan harus diundur fungsional dimaksud.

Kepala Biro Pembangunan Riau, Alzuhra Dini Alinoni mengatakan, dari informasi yang pihaknya dapatkan, masih ada beberapa pengerjaan jalan tol yang belum selesai. Terutama pengerjaan jalan tol yang berada dekat dengan pintu tol dari Pekanbaru.

"Peresmian Tol Pekanbaru-Bangkinang yang sebelumnya dijadwalkan akhir tahun ini sepertinya tidak jadi. Masih ada yang belum selesai," katanya.

Sebelumnya Plt Asisten II Setdaprov Riau Aryadi mengatakan, salah satu kendala yang terjadi saat ini pada pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang yakni masih adanya lahan yang belum dibebaskan.  "Masih ada pembebasan lahan didekat pintu tol daerah Rimbo Panjang, saat ini pembebasannya masih terus digesa," ujarnya.

Belum dibebaskannya lahan tersebut dikarenakan masyarakat setempat belum menerima terkait harga yang disampaikan pemerintah. Masyarakat berdalih terdapat perbedaan harga dengan tanah warga lainnya yang juga mendapat ganti rugi.

"Masyarakat protes ada ketimpangan harga, karena itu masih belum dibebaskan hingga saat ini," sebutan.(ted)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

14 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

15 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

15 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

15 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

17 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

17 jam ago