Categories: Riau

Kabut Asap Belum Muncul di Kota Duri

DURI (RIAUPOS.CO) – Meski kebakaran-kebakaran dalam skala kecil sering terjadi dalam beberapa waktu belakangan, kondisi kabut asap di Kota Duri dan kawasan sekitarnya relatif belum mencolok Karena itu, sampai kini belum ada pembagian masker seperti terjadi pada musim kabut asap tahun-tahun sebelumnya. Namun kondisi berbeda ditunjukkan pantauan alat pendeteksi kualitas udara PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Banyak lokasi yang berwarna merah untuk standar PSI-nya.
Dalam pantauan Sabtu (10/8) siang, udara Kota Duri dan kawasan sekitarnya lumayan cerah. Meski begitu, bayang-bayang kabut tetap ada di ruang angkasa meskipun tipis. Hingga kini juga belum ada kebakaran lahan dan hutan dalam skala luas dan amat mengkhawatirkan di wilayah ini. Kawasan bergambut tebal yang terdapat di sejumlah area rawan api pun masih cukup terjaga.
Kebakaran dalam skala kecil memang cukup sering terjadi di wilayah Duri dan sekitarnya. Namun api dengan cepat padam atau diatasi regu pemadam. Pasalnya, lahan yang terbakar itu bukan lahan gambut. Melainkan tanah terlantar yang ditumbuhi ilalang, rerumputan dan belukar kecil.
Duri Camp
Meski secara kasat mata kondisi udara di Kota Duri dan kawasan sekitarnya kemarin tak terlalu mengkhawatirkan, alat pemonitor cemaran udara milik PT CPI (Chevron) ternyata menunjukkan sederatan angka-angka merah.
Staf Komunikasi Chevron Yulia Rintawati yang dihubungi kemarin petang menyebutkan, cemaran udara yang tercatat di Duri Camp pada jam 09.00 WIB malah sempat mencecah angka >500 PSI. Itu merupakan angka tertinggi dari pencatatan dari jam 01.00 WIB dinihari hingga pukul 10.00 WIB pagi.
Rangkaian data Chevron tentang cemaran udara untuk Duri Camp tersebut adalah sebagai berikut 195 (01.00), 202 (02.00), 222 (03.00), 254 (04.00), 272 (05.00), 318 (06.00), 345 (07.00), 416 (08.00), >500 (09.00), dan 479 (10.00). Hanya jam 01.00 saja yang berlabel kuning. Selebihnya berwarna merah.
Sementara untuk kawasan Duri Field,  rangkaian monitoring cemaran udara oleh Chevron adalah 126 (01.00), 116 (02.00), 118 (03.00), 164 (04.00), 229 (05.00), 229 (06.00), 224 (07.00), 252 (08.00), 303 (09.00), dan 338 (10.00).  Kondisi cemaran udara di area ladang minyak sistem injeksi uap besar tersebut lebih lumayan dibanding kawasan Duri Camp. Dari jam 01.00 hingga pukul 04.00 tingkat cemarannya berwarna kuning. Namun dari jam 05.00 hingga 10.00 berlabel merah. Angka cemaran tertinggi Duri Field tercatat pada jam 10.00 WIB, yakni 338 PSI.(sda)


Laporan  : Sukri Datasan
Editor     : Firman Agus

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Respons Cepat Polsek Cerenti, Empat Rakit PETI Dimusnahkan di Desa Pulau Busuk

Polsek Cerenti memusnahkan empat rakit PETI di Desa Pulau Busuk, Kuansing, setelah menerima laporan masyarakat…

9 menit ago

Indro, Gajah Andalan Flying Squad Tesso Nilo, Tutup Usia di Tengah Penanganan Medis

Gajah Sumatera jinak Indro mati di Tesso Nilo usai menjalani perawatan intensif akibat komplikasi kesehatan…

21 menit ago

Prancis Diunggulkan Tekuk Swedia, Trio Mbappe-Dembele-Olise Jadi Ancaman

Prancis lebih diunggulkan menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Trio Mbappe, Dembele,…

37 menit ago

Disdik Pekanbaru Tunda Pengumuman SPMB SMP, Verifikasi Data Masih Berlangsung

Pengumuman hasil SPMB SMP Pekanbaru 2026 ditunda karena verifikasi dan sinkronisasi data masih berlangsung. Pendaftar…

53 menit ago

Kisah Heroik Ujang, Rela Pertaruhkan Nyawa demi Lepaskan Istri dari Serangan Buaya

Ujang nekat melawan buaya demi menyelamatkan istrinya yang diserang di Desa Soren. Korban selamat dan…

59 menit ago

Jerman Hadapi Paraguay, Nagelsmann Sebut Sistem 32 Besar Merugikan Juara Grup

Pelatih Jerman Julian Nagelsmann mengkritik format babak 32 besar Piala Dunia 2026 karena hanya memiliki…

1 hari ago