Categories: Riau

Aktivitas Pelabuhan Lancar, Warga Ingin Pemerintah Tegas Hadapi Asap

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kabut asap yang melanda Pekanbaru dan sekitarnya menjadi perhatian khusus semua pihak. Balutan biru maupun hijau menyelimuti rona masyarakat Riau.

Sejatinya masker saja tidak cukup. Perlu tindakan tegas penegak hukum. Meski Polda Riau telah menetapkan satu tersangka korporasi, tindakan tegas pun terus dituntut masyarakat. Sebab kabut di Sabtu (10/8), malah semakin menebal.

Hal itu ditandai dengan terbakarnya Taman Hutan Rakyat (Tahura) di perbatasan Rumbai dan Siak yang menghabiskan lebih kurang 12 hektare.

Jika di siang hari matahari berhasil menembus asap, namun menuju senja pun belum bisa diterobos. "Saya berharap penuh kepada pemerintah dan penegak hukum, agar benar-benar menghukum para pembakar hutan. Cukup sudah kejadian 2015-2016 lalu," ucap Narti warga yang akan berangkat menggunakan KM Jelatik tujuan Selat Panjang dari Pelabuhan Sungai Duku.

Narti menuturkan, pulang kampung karena akan melakukan Iduladha bersama keluarga. "Sejak kuliah hingga kerja sudah menjadi rutinitas saya untuk pulang kampung saat Iduladha," ucapnya.

KM Jelatik akan berangkat pada pukul 16.00 WIB. Sampai pukul 04.00 WIB. Hal itu tidak menyurutkan masyarakat mudik ke kampung halaman.

Seperti diceritakan penumpang Hasan. Sejak tiga tahun belakangan katanya baru berkesempatan pulang kampung sekarang ini. ""Alhamdulillah bisa pulang saat Iduladha ini dan bertemu sanak keluarga keluarga di Selat Panjang," paparnya.

Petugas Pengawasan dan Pengamanan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Alpin mengatakan, aktivitas kapal tetap berjalan normal seperti hari-hari biasa, baik datang maupun pergi.

"Hari ini ada penurunan penumpang namun tidak drastis. Meski demikian kapal tetap berangkat seperti biasanya," jelasnya.

Lebih lanjut, kapal lain sudah datang dan berangkat saat pagi dan siang hari. KM Jelatik adalah kapal terakhir yang berangkat.(*3)
Laporan : Marrio Kisaz
Editor : Rinaldi

 

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

7 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

7 jam ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

7 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

8 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

8 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

8 jam ago