Categories: Riau

DPRD Fasilitasi Aspirasi Masyarakat Balai Raja

(RIAUPOS.CO) — Sejumlah masyarakat Desa Balai Raja, Kabupaten Bengkalis mendatangi Komisi I DPRD Riau. Dalam kesempatan itu, masyarakat mengadukan nasib pembebasan lahan yang dimiliki untuk pembangunan tol Dumai-Pekanbaru. Di mana masyarakat merasa nilai yang ditawarkan pemerintah belum sebanding dengan nilai tanah. Maka dari itu, masyarakat meminta agar DPRD Riau bisa memfasilitasi keluhan tersebut agar mendapatkan titik terang.
Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Riau Taufik Arrakhman kepada Riau Pos, Selasa (9/7). Ia menceritakan, kedatangan masyarakat ke Komisi I berlangsung pada Rabu (3/7) lalu. Pada kesempatan itu masyarakat menumpahkan segala unek-unek yang dimiliki kepada DPRD.
“Pada intinya masyarakat Balai Raja sangat mendukung adanya pembangunan tol Dumai-Pekanbaru. Namun memang masyarakat ingin nilai pembebasan lahan disesuaikan. Jika mengacu pada nilai yang ditawarkan masyarakat menilai itu cukup rendah,” sebut Taufik.
Politisi Gerindra itu melanjutkan, bahwa pada jadwal rapat itu sebetulnya tim apresal proyek juga diundang. Namun tidak bisa hadir. Sehingga Komisi I harus kembali menjadwalkan ulang rapat bersama tim apresal.
Tujuannya adalah untuk meminta keterangan secara jelas mengenai tuntutan warga Balai Raja tersebut. Sehingga informasi yang didapati dewan tidak hanya sebelah pihak saja. “Tentu kami juga harus mendengarkan kedua belah pihak. Kami minta keterangan apresalnya. Kemudian meminta dasar penghitungan pembebasan lahan tersebut. Biar enggak ada simpang siur,” ucapnya.
Ia memastikan bahwa DPRD, khususnya Komisi I bakal memfasilitasi keluhan masyarakat Balai Raja tersebut. Bila memang nilai pembebasan lahan tidak sepadan, maka pihaknya meminta agar ada penghitungan ulang yang lebih rinci. Sehingga proyek pembangunan tol Dumai – Pekanbaru bisa segera rampung sesuai yang diharapkan. Kemudian bisa segera bisa dinikmati masyarakat Riau dalam bepergian antara Dumai menuju Pekanbaru.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

6 jam ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

6 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

7 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

7 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

8 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

8 jam ago