Categories: Riau

Panja Migas DPR RI Tampung Aspirasi Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama dengan Panja Migas Komisi VII DPR RI melakukan pembahasan terkait Blok Rokan sebelum dikelola penuh PT Pertamina pada 9 Agustus mendatang, Selasa (9/3) di Gedung Daerah Riau. Turut hadir dalam pertemuan itu forkopimda Riau.

Gubernur Riau, Drs H Syamsuar saat pertemuan  menyampaikan aspirasi pemerintah daerah, termasuk aspirasi tokoh masyarakat dan adat terkait alih kelola Blok Rokan kepada Panja Migas Komisi VII DPR RI. Pihaknya berharap, apa yang menjadi aspirasi pemerintah daerah (Pemda), DPRD Riau, tokoh masyarakat dan adat di Riau akan ditindaklanjuti nanti tim transisi pengalihkelolaan Blok Rokan.

"Kita bersyukur  Panja Migas Komisi VII DPR RI sangat konsen terhadap alih kelola Blok Rokan ini. Bahkan tim akan meninjau langsung lokasi Blok Rokan ini," katanya.

Menurut gubernur, hal tersebut merupakan bentuk komitmen Komisi VII DPR RI dalam membantu pemerintah di Riau demi kesejahteraan masyarakat Riau dan Indonesia. Disebut Gubri, beberapa aspirasi yang disampaikan kepada Panja Migas Komisi VII DPR RI diantaranya masalah PI 10 Persen dan busines to busines (B to B) pengelolaan Blok Rokan.

"Termasuk memperhatikan tenaga lokal, penyelesaian limbah yang terkontaminasi dan aset-aset pemerintah. Termasuk aspirasi LAMR yang menginginkan saham melalui skema B to B Itu semua yang kita perjuangkan, dan itu sudah dihimpun oleh Panja Migas Komisi VII DPR RI," ujarnya.

Ketua Panja Migas Komisi VII DPR RI, Alex Noerdin mengatakan, dalam pertemuan itu pihaknya telah mendengarkan langsung keinginan daerah dan tokoh masyarakat dan adat terkait keterlibatan dalam pengelolaan Blok Rokan.

"Jadi sudah bisa kami simpulkan. Nanti apa yang menjadi keinginan daerah bisa disingkronisasikan dengan kepentingan daerah," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, jika peralihan pengelolaan Blok Rokan dari PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) ke PT Pertamina mendapat dukungan pemerintah dan akan berjalan lancar.

"Yang terpenting dari peralihan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Riau dan Republik Indonesia," ujarnya.

Usai melakukan pertemuan, tim kemudian melakukan kunjungan ke PT CPI dan beberapa lokasi pengeboran minyak yang ada di Kabupaten Bengkalis.(sol)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Didemo Emak-emak, Tujuh Kafe Remang-remang di Tapung Akhirnya Disegel

Tujuh kafe di Desa Gading Sari, Tapung, disegel tim gabungan setelah dikeluhkan warga. Petugas juga…

42 menit ago

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

21 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

21 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

21 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

22 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

22 jam ago