Categories: Riau

DPRD Bakal Buka Kembali Hasil Pansus Monitoring

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Sejumlah masyarakat yang merupakan istri dan anak mantan pekerja di PT Padasa Enam Utama harus dievakuasi ke Gedung Batobo, Dinas Sosial Provinsi Riau. Itu setelah terjadinya bentrok antara mantan pekerja dengan petugas sekuriti PT Padasa. Peristiwa itu bahkan memantik respon banyak pihak. Seperti Komnas Perempuan dan Anak hingga TNI AU dari Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin,erbaru, konflik masyarakat dengan perusahaan tersebut juga mendapat respon dari Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho.

Dikatakannya, sejak awal kasus bergulir, dirinya turut melakukan pemantauan secara langsung. Bahkan dalam waktu dekat, DPRD dikatakannya bakal mendatangi langsung perusahaan untuk mengetahui peristiwa yang terjadi.

"Ini soal kemanusiaan. Laporkan kepada kami, banyak yang menjadi korban anak-anak. Ini menjadi catatan serius DPRD. Kami akan segera panggil pihak perusahaan, bila perlu datang langsung ke lokasi," ujar Agung kepada Riau Pos, Jumat (8/10).

Ditambahkannya, PT Padasa sendiri memang tidak hanya baru kali ini saja memiliki masalah dengan masyarakat. Sebelumnya, ia juga sudah mendengar ada sejumlah persoalan antara perusahaan dengan masyarakat. Apalagi pada pansus monitoring DPRD Riau periode sebelumnya, nama PT Padasa disebut-sebut sebagai salah satu perusahaan yang perizinannya tidak sesuai dengan garapan di lapangan.

"Kami dengar-dengar perusahaan ini juga menjadi temuan pansus. Maka nanti saya sudah minta staf untuk mencari arsip pansus monitoring. Kemudian kita buka lagi bersama. Bagaimana ke depan, nanti saya akan bicarakan dengan pimpinan lain dan komisi terkait," ungkapnya.

Sementara itu, ia meminta Dinas Sosial Provinsi Riau untuk memberikan tempat tinggal yang layak kepada pengungsi dari istri maupun anak eks pekerja PT Padasa. Sehingga dalam penyelesaian kasus ke depan, masyarakat yang menjadi korban bisa dalam kondisi lebih baik.

Sementara itu, Direktur PT Padasa Enam Utama Novriaty Hilda saat dikonfirmasi Riau Pos secara terpisah menuturkan, dirinya belum mengetahui perihal rencana pemanggilan perusahaan yang ia pimpin oleh DPRD."Saya belum tahu berita ini ya," ujarnya melalui pesan singkat whatsapp.(nda)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

6 jam ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

15 jam ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

15 jam ago

Gaji Juni dan Gaji Ke-13 ASN Rohul Cair Bulan Ini

Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…

15 jam ago

40 Bikers Honda Adu Kemampuan di Safety Riding Regional Competition 2026

Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…

15 jam ago

RS Awal Bros Pekanbaru Raih Penghargaan Menteri Kesehatan atas Capaian Imunisasi Nasional

RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…

15 jam ago