Categories: Riau

Emak-Emak Demo Turun ke Jalan Bentang Spanduk di Inhu, Ini Tuntutannya

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Puluhan emak-emak di Desa Gumanti Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) laku aksi penyetopan mobil truk yang melintas di daerah itu. Akibatnya, puluhan mobil truk bertonase berat terpaksa terparkir dan tidak bisa melintas.

Mereka melakukan aksi akibat kesal dengan kondisi jalan berdebu saat dilintasi dan mobil truk yang dinilai sebagai pemicu. Aksi emak-emak ini, berlangsung pada Rabu (9/6/2021) siang,

Penyetopan dilakukan emak-emak turun kejalan dengan berbekal poster dengan berbagai tulisan. Salah satu poster bertuliskan warna merah yakni senyum kami tidak manis lagi. Kemudian juga bertuliskan, debu lebih kejam dari Corona.

Salah seorang emak-emak mengaku menggelar aksi lantaran tidak tahan dengan kondisi Jalan Napal yang berdebu.

"Debu semakin parah. Korona merajalela, kami sepakat turun kejalan," tegasnya didampingi emak-emak lainnya.

Menurutnya, sedikitnya ada lima perusahan yang beroperasi di daerah itu. Sehingga ada ratusan ratusan mobil truk yang melintas setiap harinya. Akibatnya Jalan Napal atau biasa disebut Jalan Sawit yang juga terhubung ke Kelurahan Peranap menjadi rusak dan berdebu.

Kondisi debu sambungnya semakin parah setelah empat hari tidak lakukan penyiraman oleh pihak perusahaan.

"Biar kami emak-emak yang melakukan aksi ini. Karena semuanya sudah tidak berdaya," tegasnya.

Kapolsek Peranap AKP Cecep Sujapar SH ketika dikonfirmasi membenarkan atas aksi emak-emak tersebut.

"Tadi kami sudah berupaya memfasilitasi dengan pihak perusahaan tapi tidak diterima emak-emak," ucapnya.

Pihak emak-emak hanya bersedia berkoordinasi dengan manager perusahaan yang ada. Sehingga pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan.

Kapolsek menyebutkan, aksi yang dilakukan emak-emak hanya menyetop mobil truk angkutan batu bara, angkutan kayu, CPO dan truk lainnya' yang bertonase berat.

"Aksi berjalan damai. Hanya saja puluhan mobil truk sudah terparkir dipinggir jalan arah masuk dan arah keluar," terangnya.

Laporan: Kasmedi (Rengat)
Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

15 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

16 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

17 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

17 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

17 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

17 jam ago