Categories: Riau

Waspada Lonjakan Kasus di Lima Daerah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Covid-19 di Riau masih mengkhawatirkan, belum ada kecenderungan turun, sebaliknya  justru naik. Sabtu (8/5), terjadi penambahan kasus baru sebanyak 654 pasien positif dan tujuh orang meninggal dunia. Alhasil, dari 12 kabupaten/kota di Riau, saat ini lima di antaranya masuk dalam kategori zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19 dan diminta mewaspadai lonjakan kasus Covid-19.

“Kami memantau ada lima kabupaten/kota yang betul-betul harus diwaspadai penanganan dan pengendalian Covid-19 yakni Kota Pekanbaru, Dumai, Siak, Rokan Hulu, dan Kampar. Daerah ini harus waspada lonjakan kasus,” ujar Juru bicara tim Satgas Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, Sabtu (8/5).

Karena itu, Indra Yovi meminta pemerintah daerah setempat untuk dapat memastikan ruangan isolasi rumah sakit dan isolasi mandiri tersedia. Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

“Kondisi saat ini memungkinkan masih akan berlanjut hingga sesudah Idulfitri. Hal ini ditambah dengan orang yang sudah mudik dan kembali ke Riau. Dua pekan sesudah Idulfitri kita akan menghadapi peningkatan kasus yang signifikan jika masyarakat terus abai protokol kesehatan,” ujarnya.

Karena itu, dr Indra Yovi mengajak, jika tidak ingin terus terjadi peningkatan kasus, masyarakat hendaknya menghindari bepergian ke tempat keramaian, dan terus menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Kalau hal di atas diikuti bersama kondisi Covid-19 bisa dikendalikan. Kalau abai, yakinlah kondisi ini tidak akan lebih baik. Mungkin bisa lebih buruk dari India,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak pemerintah daerah untuk kembali gencar menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan. Terutama ajakan untuk menggunakan masker karena saat ini sudah banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker terutama di lima daerah yang masuk kategori zona merah.

“Pemerintah daerah buat ajakan untuk penerapan protokol kesehatan. Libatkan anak muda agar lebih mengena. Ingat yang banyak menularkan anak muda umur 18-40 tahun, sedangkan yang meninggal orang tua berusia 50 tahun ke atas yang tertular dari anak muda,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, menginformasikan, per hari Sabtu (8/5) terdapat penambahan 654 pasien positif Covid-19. Dengan demikian, total penderita Covid-19 di Riau sebanyak 48.418 orang.

“Sementara itu, untuk pasien yang sembuh bertambah 257 pasien, sehingga total 41.565 orang yang sudah sembuh. Untuk kabar dukanya, juga terdapat tujuh pasien yang meninggal dunia. Sehingga total pasien yang meninggal akibat Covid-19 di Riau sebanyak 1.199 orang,” paparnya.(sol)

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Antrean Bio Solar Mengular ke Badan Jalan Dishub Pekanbaru Minta Pengelola SPBU Bekerja Sama

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…

3 jam ago

Rumah Camat Merbau Hangus Terbakar di Teluk Belitung

Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…

3 jam ago

Verifikasi Berkas 153 Calon Kades di 54 Desa se-Rohul Diumumkan 27-28 Oktober 2026

Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…

9 jam ago

Aroma Busuk Mirip Telur dan Gas Bocor Resahkan Warga, DLHK Pekanbaru Telusuri Sumber Bau

DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…

10 jam ago

Kabur Usai Cabuli Murid Oknum Guru di Pelalawan Diburu Polisi dan Masuk DPO

Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…

10 jam ago

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unri, Prof Yesi Soroti Peran Akuntansi Manajemen di BUMDes

Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…

10 jam ago