sambut-idul-fitri-dengan-lampu-colok-gubri-apresiasi-pemuda-rumbai
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau Syamsuar menyambut baik hasil kreativitas para pemuda di Rumbai, Pekanbaru. Ia mengapresiasi atas hasil karya dan kerajinan lampu colok yang meriah.
Hal ini disampaikan saat melihat dan mengunjungi langsung acara festival lampu colok bertempat di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Sabtu, (8/5/2021) malam.
"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada ananda para pemuda Rumbai, bahwa pada malam hari ini kami bisa melihat hasil kreativitas anak-anak muda yang ada di Rumbai," kata Syamsuar.
Ia menuturkan bahwa pameran karya lampu colok ini sebagai cara untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 Masehi.
"Dengan menampilkan kreativitasnya, terutama dalam rangka menyemarakkan penyambutan Hari Raya Idul Fitri, kami tentunya bangga dengan adanya kreativitas kegiatan ini yang bermanfaat untuk masyarakat kita semua di sini. Semua kegiatan ini harus tetap dengan menaati protokol kesehatan yang telah ditemtukan” katanya.
Gubri Syamsuar berharap mudah-mudahan ke depan bisa dikembangkan juga untuk kemeriahan Kota Pekanbaru, bisa menjadi bagian dari wisata lampu colok.
"Semoga kita semua dalam keadaan sehat selalu. Kami mengucapkan juga selamat menyambut Idul Fitri. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin kepada kita semua," pungkasnya.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…