Categories: Riau

Lokasi Pembangunan Jalan Tol di Riau Masih Ada Masuk Kawasan Hutan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto memimpin rapat fasilitasi proses percepatan pelepasan kawasan hutan pada pembangunan trase jalan tol Pekanbaru-Bangkinang, Bangkinang-Pangkalan. Kemudian, trase Rengat-Pekanbaru dan Jambi-Rengat, di Ruang Rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau, Kamis (6/1).

Rapat tersebut dilaksanakan bersama pihak perwakilan Hutama Karya, Kementerian PUPR, DLHK, BPN serta instansi terkait lainnya. Pada kesempatan tersebut, Sekdaprov menjelaskan, masih ada beberapa lokasi dalam kawasan hutan untuk pembangunan beberapa ruas tol tersebut. Untuk itu, ia menginginkan proses percepatan pelepasan kawasan hutan pada pembangunan trase jalan tol ini segera ditindaklanjuti.

Ia mencontohkan, pada ruas jalan tol seperti ruas Pekanbaru-Rengat, untuk perencanaannya trasenya ada bersentuhan dengan pesantren, pembibitan lobster, dan ada landasan helikopter. Ia mengharapkan, perencanaannya itu dapat segera diselesaikan karena ini berdampak terhadap penetapan lokasinya (penlok).

"Permasalahan ini segera kita gesa. Karena itu saya minta akhir Januari ini bisa diselesaikan (penlok ruas tol Pekanbaru-Jambi). Dan ini juga segera nanti setelah rencana selesai, kita harapkan dari pihak terkait segera mengukur lokasi tersebut, dan ini kami persiapkan untuk penetapan lokasinya," katanya.

Sekdaprov menambahkan, untuk trase tol Pekanbaru-Bangkinang, Bangkinang-Pangkalan, juga ada beberapa lokasi melewati kawasan hutan. Dalam surat penetapan kawasan hutan tersebut, ada perbedaan luas kawasan hutan antara surat gubernur dan Kementerian PUPR.

Oleh karena itu, pihaknya meminta surat tersebut segera direvisi, untuk segera diajukan ke Menteri PUPR agar trase pembangunan tol ini dapat berjalan sebagaimana mestinya.

"Tadi juga kita meminta permohonan agar ini segera direvisi," ujarnya.

Sekdaprov Riau ini menuturkan, bahwa pihaknya akan terus berupaya menggesa pembangunan ruas jalan tol ini. Sehingga diharapkan jika terjadi permasalahan di lapangan dapat segera diatasi dan dicarikan solusinya secara bersama.

"Intinya akan tetap kami gesa agar pembangunan dapat segera selesai," katanya.(sol)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Aksi Curanmor Terbongkar, Pelaku 18 Tahun Ditangkap di Kediaman Mertua

Polisi menangkap pemuda 18 tahun terduga pelaku curanmor di Inhu. Motor korban dicuri saat dini…

19 jam ago

Monyet Liar Kembali Menggigit Warga, Korban di Tembilahan Bertambah Jadi 11 Orang

Teror monyet liar di Tembilahan Hilir, Inhil, semakin meresahkan. Hingga kini 11 warga menjadi korban…

20 jam ago

Tragedi Bocah 9 Tahun Meninggal di Jalan Sontang-Duri, Himarohu Riau: Jangan Tunggu Korban Berikutnya

Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…

2 hari ago

Monyet Liar Terus Teror Warga Tembilahan Hilir, 10 Orang Jadi Korban

Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…

2 hari ago

Polres Kuansing Gencarkan Pemberantasan PETI, 48 Rakit Dimusnahkan dalam 7 Hari

Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…

2 hari ago

Indonesia Juara Umum Piala Dunia Woodball 2026, Raih 4 Emas di Malaysia

Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…

3 hari ago