BAGIKAN MASKER: Petugas Puskesmas Perawang membagi-bagikan masker gratis kepada pengendara sepeda motor, akhir pekan kemarin.
SIAK (RIAUPOS.CO) — Kabut asap yang melimuti Kabupaten Siak akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini berdampak pada kesehatan masyarakat.
Guna mengantisipasi penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di masyarakat, puskesmas telah menyebarkan masker gratis kepada masyarakat.
Pembagian masker langsung disebarkan oleh petugas puskesmas yang turun ke jalan-jalan membagikan pada pengguna kendaraan.
Kepala Puskesmas Perawang Kecamatan Tualang Dr Nendra menyampaikan, melihat kondisi kabut asap di Perawang guna mengantisipasi penyakit Ispa, puskemas telah menyebarkan masker gratis sebanyak 1.000 lembar kepada masyarakat.
Puskesmas Perawang, lanjut Nendra, akan kembali meminta tambahan masker kepada Dinas Kesehatan langsung turun ke jalan seperti perempatan lampu merah untuk pengendara sepeda motor. ‘’Kami akan meminta tambahan kembali,” ujar Nendra.
Sementara Kepala Puskesmas Tualang dr Armen mengatakan, pembagian masker telah disebarkan kepada masyarakat sekitar Tualang di jalan raya .
“Masker di puskesmas telah dibagikan langsung ke jalan oleh petugas kepada masyarakat yang melintas dan sekitarnya,” jelasnya.
Dirinya mengimbau bagi masyarakat yang akan keluar rumah, hendaknya menggunakan masker guna mengantisipasi penyakit ISPA. Karena kondisi udara kabut asap berasal dari karhutla.(wik)
Menaker wajibkan BHR ojol dan kurir dibayar tunai minimal 25 persen, cair paling lambat tujuh…
Living World luncurkan My Living App, program loyalitas digital terintegrasi dengan promo, poin belanja, dan…
Gerakan Rakyat resmi jadi partai politik. Status Anies Baswedan belum diumumkan, fokus kini pada penyelesaian…
Disnaker Kota Pekanbaru tegaskan THR 2026 wajib dibayar penuh sebelum 8 Maret. Perusahaan dilarang mencicil,…
Sekolah di Kepulauan Meranti libur Idulfitri 16–29 Maret 2026. Kegiatan belajar kembali normal pada 30…
Sebanyak 3,4 hektare mangrove di Bengkalis dibabat untuk tambak udang. Warga khawatir abrasi pantai makin…