JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kasus positif baru di Riau kembali bertambah satu orang. Total kasus positif di Riau saat ini sebanyak 234 kasus. Sementara pasien sembuh bertambah tiga orang, totalnya 208 orang.
Hal ini berdasarkan data tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 per hari ini, Ahad (5/7/2020) hingga pukul 12.00 WIB.
Kasus meninggal dunia di Riau masih tercatat 10 orang. Sehingga pasien yang masih dalam perwatan tersisa 16 orang lagi.
Juri Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam kofrensi pers di Graha BNPB Jakarta menyebutkan, terdapat beberapa melaporkan penambahan kasus baru dan ada juga provinsi sudah tidak ada lagi penambahan kasus baru.
Bahkan ada beberapa provinsi yang melaporkan bahwa pasien sembuh lebih banyak dari kasus baru, salah satunya Riau.
"Saudara-saudara hari ini terdapat 1.607 kasus baru dengan total 63.749 kasus. Sementara penambhan pasien sembuh sebanyak 886 dengan total seluruhnya 29.105. Sedangkan kasus meninggal sebanya 82 orang dengan total seluruhnya 3.171 kasus," kata Yuri.
Yuri menuturkan, kasus positif baru tersebut ditemukan karena pihaknya terus melakukan tressing dengan agresif dan melakukan pengujian swab spesiman secara masif baik pusat maupun daera-daerah lain.
"Angka positif ini tidak dimaknai dengan seluruhnya masuk ke rumah sakit. Karena sebagian besar kasus ini didapatkan dari hasil kontak tressing terhadap kasus yang ditemukan," jelasnya.
Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Eko Faizin
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…