Categories: Riau

Belum Ditemukan, Dua Anak Hanyut di Teluk Jering

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Dua bocah yang hanyut di kawasan wisata Pulau Cinta, Dusun Teluk Jering, Desa Teluk Kenidai, Tambang, Kampar belum ditemukan hingga  Senin (3/5) malam. Keduanya, seorang anak perempuan berusia 8 tahun bernama Gabriella Aritonang alias Geby dan anak lelaki berusia 7 tahun bernama Devin Aritonang, sudah lebih dari 24 jam dilaporkan hilang terbawa arus.

Keduanya dilaporkan pertama kali terseret arus bersama dua saudara mereka lainnya yang lebih tua pada pada Ahad (2/5), sekitar pukul 14.00 WIB siang lalu. Berdasarkan keterangan pengelola Kawasan Wisata Pulau Cinta Husni, selama Ramadan ini objek wisata sungai dengan pulau pasir putih tersebut tutup. Pengelola, menurutnya, tidak melayani pengunjung.

Kedua korban menurut Husni datang bersama oran tua mereka, Hendrik Maurice Aritonang dan beberapa kerabat sekitar pukul 10.00 WIB pagi. Karena kawasan tersebut tutup, maka tidak ada pengawasan ketat seperti biasa. Para pengunjung yang berasal dari Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru itupun tidak dipungut biaya. "Kami tidak bisa melarang. Karena pada dasarnya tepian itu (tepi sungai di Pulau Cinta, red) adalah tepian masyarakat," terangnya. Saat itu hanya ada beberapa penjaga warung dan para tukang yang sedang merenovasi warung, kegiatan yang biasa dilakukan ketika kawasan tersebut sedang tutup atau tidak melayani tamu. Menjelang pukul 14.00 WIB siang diketahui empat anak, termasuk dua korban hanyut yang sampai kini belum ditemukan, sedang bermain air di tepi sungai. Sementara sang ayah bersama kerabatnya sedang beristirahat di salah satu pondok yang berjarak kurang dari 100 meter dari lokasi anak-anak tersebut main air.

Tiba-tiba empat anak-anak yang sedang bermain air terseret arus sungai. Menurut salah seorang pemilik pondok yang ditemui wartawan pada Senin (3/5) siang, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua tukang bangunan yang sedang bekerja di atas pulau pasir atau pantai kawasan tersebut. Dengan sigap, dua tukang tersebut menyelamatkan dua anak-anak yang lebih tua. 

Namun dua lainnya, Geby dan Devin, sudah tidak terlihat. "Kalau sudah bulan puasa, memang tidak ada yang jaga, jadi tidak ada yang memperhatikan," kata  pemilik warung pengelola Pulau Cinta sebelumnya.(end)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

1 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

1 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

1 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

1 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

1 hari ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

1 hari ago