Categories: Riau

DLHK Riau Minta Perusahaan Ikut Cegah dan Tangani Karhutla

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau, meminta perusahaan-perusahaan yang ada di Riau terutama yang bergerak di sektor perkebunan dan kehutanan untuk ikut mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Apalagi, saat ini Pemerintah Provinsi Riau sudah menetapkan status siaga darurat karhutla sejak 15 Februari-31 Oktober.

Kepala DLHK Riau, Mamun Murod mengatakan, untuk pencegahan dan penanganan karhutla tidak bisa dilakukan oleh pihak pemerintah sendiri. Namun juga harus mendapatkan dukungan dan bantuan dari pihak lain, seperti pihak swasta.

"Untuk itu, kami sengaja mengumpulkan perwakilan pihak perusahaan baik yang bergerak di bidang perkebunan dan kehutanan. Tujuannya untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama untuk pencegahan dan penanganan karhutla," kata Murod, usai rapat koordinasi pengendalian Karhutla dengan perwakilan perusahaan perkebunan dan kehutanan di Riau, Kamis (4/3/2021).

Dengan kerja sama yang dilakukan tersebut, diharapkan semua pihak dapat bersama-sama menjaga wilayahnya secara baik sehingga diharapkan tidak terjadi Karhutla. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan apresiasi bagi pihak perusahaan yang sudah berkomitmen untuk melakukan pencegahan dan pengendalian karhutla.

"Kami lihat sudah ada perusahaan yang komit untuk pencegahan karhutla, baik dengan melibatkan masyarakat sekitar maupun dengan membentuk tim khusus,"sebutnya.

Sementara itu, Koordinator Pemadam Kebakaran PT RAPP Widi Santoso yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, yang sudah pihaknya lakukan saat ini yakni melakukan analisa potensi mana saja yang rawan terjadi karhutla di sekitar lokasi konsesi mereka. Kemudian juga memberdayakan masyarakat setempat.

"Karena saat ini memang pencegahan adalah hal utama. Kami lakukan patroli siang dan malam, sosialisasi bahaya karhutla kepada masyarakat, pemantauan menara api, memantau CCTV, menempatkan tim di lokasi rawan. Kami juga memberikan reward kepada desa binaan kami yang berhasil menjaga wilayahnya dari Karhutla," sebutnya.

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Harga BBM Non-Subsidi Riau Alami Kenaikan per 1 September 2026

Harga bbm subsidi dan nonsubsidi, harga bbm pertamina terbaru per 1 september 2026 di riau…

10 jam ago

Pemkab Kuansing Fasilitasi Pertemuan Masyarakat Koto Baru dan PT RAPP

Dipimpin Plt Bupati Kuansing H Muklisin. Pemkab Kuansing memfasilitasi pertemuan masyarakat Koto Baru dan PT…

11 jam ago

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota. Koperasi karyawan rapp berusia 31…

11 jam ago

Kepala Desa Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Apresiasi PBPH-HTI Bantu Pemadaman Karhutla di Luar Konsesi

Sejumlah perusahaan HTI di Riau membantu pemadaman karhutla di luar konsesi. Kades mengapresiasi aksi gotong…

12 jam ago

764 Penerima PKH di Meranti Terdeteksi Terafiliasi Judol, Data Mulai Diverifikasi

Sebanyak 764 KPM PKH di Meranti terdeteksi terkait aktivitas judol. Dinsos kini memverifikasi data sebelum…

13 jam ago

Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kuantan, Jasad Keduanya Ditemukan Terpisah

Dua kakak beradik di Inhu tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kuantan. Keduanya ditemukan terpisah…

13 jam ago