Fokus RAPBD 2020, Bupati Harus Berdayakan Bawahan
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Anggota DPRD Kuansing Jefri Antoni ST menilai tidak perlu adanya perdebatan lagi soal tidak adanya Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD-P) 2019. Karena memang Kuansing dipastikan tidak memiliki APBD-P itu. Ke depan, diharapkannya, para pegawai itu memahami perannya masing-masing.
“Seharusnya pimpinan daerah. Dalam hal ini adalah bupati. Harus memberdayakan bawahannya. Sehingga tidak terjadi lagi adanya bawahan di suatu dinas yang langsung berkoordinasi dengan pimpinan daerah tanpa memberitahu kepala dinas atau badan. Dan saya melihat, kini, bawahan yang merasa dekat dengan bupati banyak telikung atasan. Ini kan tidak baik,” kesal Jefri Antoni saat berbincang dengan wartawan, Rabu (2/10).
Alhasil. Kata politisi Demokrat itu, situasi pemerintahan di Kuansing tidak kondusif. Sesama pejabat dinilainya tidak kompak. Bahkan saling menjatuhkan. Dan ditambah lagi komunikasi tidak terjalin baik antara eksekutif dengan legislatif. Karena itu, Jefri menyarankan, bupati harus memberikan kewenangan penuh kepada bawahannya. Dengan tetap menjalin komunikasi baik dengan semua pihak.
“Kini heboh soal APBDP. Sekarang sudahlah. Akhiri polemik soal APBDP itu. Toh, kita Kuansing juga dipastikan tidak ada APBDP tahun ini. Percuma berdebat argumen. Tak bisa lagi ke belakang. Sekarang, saya minta fokus saja Pemkab itu ke APBD murni 2020. APBDP sudah ke laut,” tegasnya.
Dan begitu pula di kalangan ASN. Diakuinya, dalam KUA-PPAS RAPBD-P 2019 itu, lebih banyak mengakomodir kepentingan pegawai ketimbang kepentingan masyarakat umum. Jefri memperkirakan, ada sekitar 90 persen dalam draft APBDP itu adalah untuk kepentingan pegawai.(jps)
HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…
Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…
Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…
KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.
Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.
Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…