Categories: Riau

Masyarakat Desak Realisasikan Pembangunan Jalan Bebas Banjir

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) — Sampai saat ini, masyarakat Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci mengeluhkan kondisi akses jalan yang menghubungkan desa mereka menuju ibukota kabupaten Pelalawan.
Pasalnya, setiap banjir datang, maka satu-satunya akses jalan darat sepanjang 4 kilometer putus total, sehingga kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga setempat.
“ Ya, setiap banjir datang atau hujan yang turun dengan durasi cukup lama, maka akses jalan darat menuju ibukota Pelalawan yakni Pangkalan Kerinci yang hanya berjarak 8 km ini akan putus total digenangi air dan tidak dapat dilalui,’’ jelas tokoh masyarakat Desa Rantau Baru Sahir, Senin (1/7).
‘’Untuk itu, kami meminta dan juga mengharapkan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui instansi terkait dapat membangun akses jalan yang bebas banjir. Dengan demikian, maka saat banjir atau kondisi apapun, akses jalan ke desa kami yang menghubungkan langsung ibu kota kabupaten tidak putus,” jelasnya.
Dijelaskan mantan Kades Rantau Baru ini, bahwa diakuinya pada tahun 2015 lalu, Pemkab Pelalawan melalui Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pelalawan telah melakukan peningkatan jalan tersebut melalui program percepatan pembangunan infrastruktur desa/kelurahan (PPIDK). Namun, hasil tersebut dirasakan masih belum maksimal karena belum seluruh jalan yang dikerjakan.
“Jadi, dana PPIDK 2015 lalu, digunakan untuk penimbunan sekaligus pengerasan jalan dengan panjang kurang lebih 800 meter dengan ketinggian mencapai 80 centimeter. Memang ada beberapa titik yang telah selamat dari banjir. Namun, masih ada empat kilometer lagi jalan yang rendah yang jika terjadi banjir akan putus total,’’ tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas PUPR melalui Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan dan Pengembangan Pemukiman Thomas membenarkan kondisi jalan ke Desa Rantau Baru tersebut merupakan daerah langganan banjir.
Dinas PUPR Pelalawan sudah beberapa kali melakukan peninjauan ke lokasi. Tentunya, pihaknya telah memiliki perencanaan pembangunan akses jalan desa tersebut, sehingga diharapkan dapat meminimalisir banjir tahunan yang kerap melanda Desa Rantau Baru ini.
“Kami sudah membuat perencanaan jalan Desa Rantau Baru ini. Pada tahun 2018 lalu, sudah melakukan penimbunan badan jalan tersebut. In sya Allah pada tahun 2019 ini, jalan bebas banjir tersebut akan dibangun,” tutupnya.(amn)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

18 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

18 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

24 jam ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

24 jam ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago