Categories: Politik

Sanksi Etik Azis Tunggu Tiga Bulan Lagi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Keputusan Azis Syamsuddin untuk mundur dari jabatan wakil ketua DPR direspons Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Pimpinan MKD menilai positif keputusan politikus Partai Golkar itu karena momennya muncul sebelum pihaknya menggelar persidangan etik.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman kemarin (28/9). Habib menjelaskan, mundurnya Azis memberikan dampak baik bagi institusi. Dia berharap Azis bisa lebih fokus dalam menjalani perkaranya di KPK."Pertama, beliau bisa berkonsentrasi di masalah hukum beliau. Kedua, juga mengurangi tekanan kepada DPR secara institusi," ungkapnya.

MKD juga baru akan mengadakan sidang etik jika putusan kasus Azis berkekuatan hukum tetap. Atau, apabila Azis tidak aktif sebagai anggota dewan kurang lebih tiga bulan. Dia berharap kasus Azis bisa menjadi pelajaran anggota DPR agar tidak terjebak dalam praktik suap. "Tentu itu hal umum ya. Bagaimanapun, kita saling mengingatkan agar kita nggak kejeblos masalah-masalah seperti ini," tuturnya. 

Terpisah, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, sosok anggota dewan pengganti Azis di kursi pimpinan DPR akan diumumkan pada hari ini, Rabu (29/9)."Pukul 16.00 di DPR," ujar Airlangga seusai rapat pleno di kantor DPP Partai Golkar Senin (27/9) malam.

Awalnya pengganti Azis direncanakan diumumkan kemarin. Airlangga mengatakan, pengunduran pengumuman itu disebabkan masih adanya proses-proses yang mesti diselesaikan. Namun, Airlangga tidak menjelaskan proses apa yang dia maksud.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Adies Kadir menyampaikan, ada tiga alasan yang menjadi penyebab penundaan itu. Pertama, Airlangga ingin mengikuti kebiasaan Presiden Joko Widodo, yakni mengumumkan sesuatu yang penting pada Rabu. Kedua, kemarin jadwal dan agenda Airlangga selaku Menko Perekonomian memang cukup padat. 

Alasan ketiga, Airlangga didampingi Ketua Fraksi Partai Golkar Kahar Muzakir akan menyerahkan langsung nama pengganti Azis kepada Ketua DPR Puan Maharani."Jadi, karena Rabu ketua umum ingin mengantar sendiri suratnya ke ketua DPR. Itu yang menjadi pertimbangan," ujarnya.(deb/lum/bay/jpg)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

58 PPPK Kominfo Kuansing Resmi Bertugas, SPMT Diserahkan

Sebanyak 58 PPPK menerima SPMT dari Kadis Kominfo Kuansing. Mereka diminta menjunjung disiplin dan segera…

12 jam ago

LCC Duri Pastikan Ikut Riau Pos Fun Bike 2026, Turunkan 25 Peserta ke Pekanbaru

Komunitas ibu-ibu LCC Duri siap meramaikan Riau Pos Fun Bike 2026 di Pekanbaru dengan mengutus…

12 jam ago

PKL Kembali Marak, Satpol PP Pekanbaru Akan Perketat Pengawasan

PKL kembali marak berjualan di kawasan terlarang sekitar Masjid Agung An-Nur Pekanbaru. Satpol PP berjanji…

12 jam ago

Program Makan Bergizi Gratis Dimulai, Wawako Targetkan 104 Dapur Aktif

Program Makan Bergizi Gratis kembali dimulai di Pekanbaru. Pemko menargetkan 104 dapur aktif untuk melayani…

13 jam ago

Pemkab Rohil Siapkan Lahan, Program Sekolah Garuda Kian Matang

Pemkab Rohil mematangkan persiapan pengajuan Sekolah Garuda dengan menyiapkan lahan dan proposal untuk bersaing mendapatkan…

13 jam ago

Honorer Dilarang Direkrut, Bupati Siak Fokus Tuntaskan Status Lama

Bupati Siak melarang kepala OPD merekrut honorer baru dan fokus menyelesaikan status ribuan honorer non-database…

14 jam ago