Categories: Politik

Cadas! Ini Jawaban Luhut atas Kritik SBY

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan merespons kritikan yang disampaikan Presiden ke-6 RI yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Luhut meminta SBY untuk duduk manis, sembari mengingatkan bahwa presiden yang sudah selesai eranya, tak perlu merasa seolah berkuasa.

Pernyataan Luhut disampaikan saat hadir sebagai narasumber di acara Kick Andy Double Check yang dipandu Andi F Noya yang tayang pada Ahad (25/7/2021).

Mulanya, Luhut menjawab pertanyaan mengenai kritik yang sempat dilontarkan SBY kepada Luhut agar tak melontarkan pernyataan yang bernada ancaman.

SBY pernah mengkritik Luhut soal gaya komunikasinya yang dinilai kerap bernada ancaman dan terkesan arogan pada 2018. Luhut tak mempermasalahkan kritikan SBY tersebut. Menurutnya, tak ada yang aneh dalam kritikan SBY kala itu.

"Saya enggak merasa ada yang aneh, silakan saja ngomong begitu, saya enggak masalah. Anak buah saya yang kerja setiap hari sama saya tenang-tenang aja kok. Saya care sama orang banyak," kata Luhut.

Andy lantas menanyakan hubungan senioritas antara SBY dan Luhut karena keduanya memiliki layar belakang militer. Diketahui, Luhut merupakan senior SBY saat masih aktif di militer. Luhut merupakan lulusan Akademi Militer pada 1970. Sementara SBY lulus dari Akmil pada 1973.

Luhut menilai tidak keberatan soal etika apabila seorang junior mengkritik seniornya secara terang-terangan. Namun, ia menitip pesan seorang pemimpin yang telah berakhir masa pemerintahannya bisa bersikap seperti Habibie.

"Ya dia kan mantan presiden, kita hormatilah. Saya enggak ada keberatan, saya bilang ke Pak Bambang (SBY) oke-oke-lah hak beliau. Tapi semua hanya titip saja, pemimpin kalau selesai eranya, ya seperti Pak Habibie-lah, mau duduk manis datang sekali-sekali kritik bolehlah. Tak perlulah merasa yang berkuasa saat ini di bawah kita," ujarnya.

Meskipun begitu, Luhut kembali menegaskan bahwa pernyataannya tersebut tidak ingin menyerang balik SBY. Dia hanya ingin menegaskan posisi dan sikapnya setelah dikritik langsung oleh SBY.

"Saya tidak menyerang, saya hanya menyampaikan ini posisinya, tidak ada mentang-mentang," kata dia.

Merespons hal itu, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menyatakan bahwa pernyataan SBY yang diungkit oleh Luhut tersebut terjadi pada 2018. Ia mengatakan wajar bila pernyataan SBY kala itu masih relevan hingga kini.

Menurutnya, tak perlu membanding-bandingkan antara SBY dan Habibie. Ia menilai SBY merupakan pribadi yang sangat taat asas dan paham terkait batasan yang bisa atau tidak dalam interaksi antarelite selama ini.

"Sikap itu untuk menjaga suasana yang kondusif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pak SBY secara konsisten menjaga diri atas ini," kata Kamhar.

Sementara itu, SBY melalui unggahan di Twitter resminya mendoakan agar pemerintah yang tengah berkihtiar menghadapi pandemi covid ini dibimbing oleh Tuhan.

"Tuhan, seraya gigih berikhtiar, kami tetap memohon kemurahan hati-Mu. Selamatkan negeri kami dan semua. Bimbinglah pemerintah kami dan juga kami masyarakat Indonesia agar dapat mengatasi pandemi besar ini. Amin," ujar SBY melalui akun Twitter @SBYudhoyono, Rabu (28/7).

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Seleksi Komisaris PT BLJ Resmi Dibuka, Ini Pesan Pemkab Bengkalis kepada Peserta

Pemkab Bengkalis membuka seleksi Komisaris PT BLJ. Empat peserta mengikuti serangkaian uji kelayakan dan kepatutan…

1 hari ago

BPBD Catat 20 Bangunan Terdampak Abrasi di Kuala Enok dalam Tiga Hari

Abrasi yang melanda Kuala Enok selama tiga hari merusak 20 bangunan dan fasilitas umum. Kerugian…

1 hari ago

Jadi Saksi di Sidang Korupsi Abdul Wahid, UAS Ungkap Fakta di Balik Pilgub Riau

Kesaksian UAS di sidang Abdul Wahid mengungkap perjalanan politik, dukungan Pilgub Riau, hingga konflik kepemimpinan…

1 hari ago

Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya ke Ruang Kreatif

Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…

2 hari ago

PLN UIP Sumbagteng Gelar Fun Walk di Bukittinggi, Perkuat Kebersamaan dan Budaya Hidup Sehat

PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…

2 hari ago

Senat Unri Sahkan Delapan Bakal Calon Rektor, Tahapan Penentuan Tiga Kandidat Segera Digelar

Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…

2 hari ago