Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengatakan tugas pemenang Pilpres 2019 adalah merangkul semua pihak untuk kembali bersatu dalam mewujudkan pembangunan bagi bangsa ini. Kendati demikian, anggota Komisi III DPR itu tidak setuju jika rekonsiliasi diartikan semua partai politik harus bergabung dengan pemerintah.
’’Setelah ini, tentu pemerintahan akan dibentuk oleh presiden dan wakil presiden terpilih. Saya berpandangan, jangan semua partai bergabung ke pemerintah, tetap harus ada oposisi,’’ kata Masinton di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/6/2019).
Masinton berpandangan kontrol terhadap pemerintah sangat penting dalam menjalankan mandat yang sudah diberikan oleh rakyat. Dia menegaskan, dengan adanya check and balance, maka bisa mencegah otoritas yang telah diberikan oleh rakyat untuk sewenang-wenang.
’’Jadi, pemerintahan perlu kontrol dan pengawasan. Periode ini butuh oposisi yang memberi ruang kontrol untuk mengawasi jalannya pemerintahan,’’ ungkap anggota MPR Fraksi PDI Perjuangan itu. Dia menegaskan, akan lebih baik kalau ada parpol bersikap permanen sebagai oposisi lima tahun. Sebab, ujar dia, dengan adanya oposisi itu akan sangat baik dalam membangun iklim demokrasi.
Buya Yahya ingatkan persiapan utama Ramadhan adalah membersihkan hati dan menyusun rencana ibadah agar bulan…
Disdikpora Kampar atur jam belajar dan jadwal libur Ramadan 1447 H. PAUD-TK diliburkan, SD dan…
Rumah kontrakan kosong di Jalan Rajawali Pekanbaru terbakar. Kerugian diperkirakan Rp180 juta, penyebab masih diselidiki.
KPK periksa 10 saksi dugaan korupsi proyek PUPR Riau yang menjerat Abdul Wahid. Penyidikan terus…
Satnarkoba Polres Kampar tangkap pria dengan 132 paket sabu siap edar. Pelaku positif narkoba dan…
Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…