Jusuf Kalla
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tahapan Pilpres 2019 segera berakhir. Sejumlah partai Koalisi Indonesia Adil Makmur ancang-ancang bergabung dengan kubu pemenang. Itu setelah Mahkamah Konstitusi menetapkan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pemenang.
Lalu bagaimana tanggapan Wakil Presiden Jusuf Kalla soal hal ini? Pria yang akrab disapa JK itu mengaku tidak mau ikut campur terkait partai dari koalisi opisisi yang akan bergabung dengan kubu Jokowi. Terlebih, pada pemerintahan mendatang, dia tidak akan turut andil.
"Karena pemerintah akan datang saya tidak ikut lagi, saya tidak tahu itu lagi koalisi-koalisi itu. Itu tergantung ke Pak Jokowi sendiri," kata Jusuf Kalla kemarin.
Dia menilai fenomena partai dari koalisi oposisi bergabung dengan pemerintah adalah hal lumrah. Dalam politik, tidak ada yang namanya lawan dan kawan abadi. Sebut saja pada 2014, saat itu, Partai Golkar, PAN, PPP mendukung Prabowo.
"Tapi untungnya Golkar, PAN, PPP, juga bergabung dalam pemerintahan ini. Jadi politik itu dinamis sekali. Karena itulah dalam politik tidak ada kawan dan lawan abadi. Hari ini berlawanan, tapi ujungnya juga bersamaan. Itu biasa saja dalam politik," ungkap JK.(int/wws)
Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…
Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…
Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…
Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…
RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam berhasil mempertahankan akreditasi internasional JCI untuk keempat kalinya, bertepatan…
Polres Inhu menangkap empat tersangka pengedar narkoba, termasuk oknum ASN. Polisi menyita sabu 12,94 gram,…