Categories: Politik

Khairunnas: Umat Islam Harus Saling Mengingatkan dan Memaafkan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Terkait kondisi politik yang kian memanah, guru besar psikologi agama UIN Suska Riau Prof Dr Khairunnas Rajab mengingatkan umat jangan sampai terpecah belah oleh frame politik yang ada. Jika ada yang salah di antara umat, maka ingatkan dan maafkan sesama umat Islam.

"Kita tidak boleh berhenti berbuat yang terbaik, sampai akhir hayat di kandung badan, sekalipun hujan deras dan badai silih berganti. Karena kita tahu  bahwa perbedaan telah menjadikan rahmat mengitari semua, bahkan Indonesia jadi merdeka adalah hadiah dari perbedaan, Indonesia yang majemuk dan plural," ujarnya.

Persamaannya ada pada satu tujuan yaitu untuk khairunnas anfauhum linnas. Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat. Islam adalah agama yang teratur dan tertib, muatan di dalamnya menyangkut segala aspek kehidupan manusia, baik sosial, politik, hukum. ekonomi, budaya, dan bahkan psikologikal dan cara berkepribadian diatur secara komplit. Dalam tata pergaulan sehari-hari Islam mengajarkan keteladanan dan kesantunan yang dipraktikkan langsung oleh Sang Baginda Nabi.

Bahkan dalam sebuah riwayat telah disebut; Barang siapa yang beriman kepada Allah, maka muliakanlah tetangga. Riwayat ini menyiratkan makna bahwa seorang muslim harus mampu menjaga kenyamanan orang sekitar, baik perkataan maupun perbuatan. Jika ada pesta yang berdendangkan suara musik, maka sebaiknya hanya diselesaikan pada waktu yang wajar dengan volume yang menyejukkan.

Dalam berkomunikasi dan bertutur Islam bahkan diatur secara lugas, misalnya, bertutur lemah lembut, tegas, menyejukkan, dan menyenangkan. Jika ada tutur kata yang mungkin tidak bisa kita pahami atau mungkin bisa salah dipahami, maka sebaiknya minta klarifikasi apa maksudnya, tidak juga segera menyalahkan. Setiap kata yang keluar dari mulut seseorang pastilah dia sendiri yang lebih paham, karenanya diharuskan bertanya sebagai konfirmatif (tabayun). Jika ada yang salah dan memang sengaja maka permintaan maaf dan memaafkan adalah ajaran Rasulullah SAW yang patut ditiru dan diteladani.

Setiap pernyataan tentu ada latar belakangnya, maka hendaknya dilihat secara menyeluruh.(jrr)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Pastikan Program Berobat Gratis UHC Tetap Berlanjut

Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…

2 jam ago

Defisit APBN Bisa Nol, Menkeu Ingatkan Dampak ke Ekonomi

Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…

3 jam ago

DPRD Pekanbaru Minta Satgas Tertibkan Kabel FO Meski Perda Belum Rampung

DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…

3 jam ago

ASN Terlibat Narkoba, Sekda Inhu Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi

Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…

3 jam ago

Rekor Unggul, Jojo Siap Tempur Hadapi Kodai di Perempat Final Malaysia Open 2026

Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…

4 jam ago

Kabar Baik, Gaji ASN dan PPPK Meranti Mulai Dibayar

Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…

4 jam ago