Categories: Politik

Andi Mallarangeng Sarankan Moeldoko Bikin Partai Baru

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat kubu AHY, Andi Mallarangeng menyarankan kepada Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dan koleganya untuk membentuk partai baru.

Hal ini dikatakan Andi, setelah Moeldoko dan Jhoni Allen cs melakukan kudeta terhadap AHY dengan melakukan Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

"Terserah mau kasih nama apa. Itu lebih elegan dan kesatria," ujar Andi kepada wartawan, Sabtu (27/3).

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ini menambahkan, jika sudah membuat partai baru tersebut barulah beradu kuat antara Moeldoko dengan AHY mana yang lebih diminati rakyat Indonesia.

"Biar kita lihat siapa yang lebih unggul di mata rakyat Moeldoko yang jenderal purnawirawan atau AHY mayor purnawirawan," katanya.

Andi mengatakan, saat ini jangan beradu pangkat di mata rakyat. Melainkan beradu partai mana yang lebih bisa merebut hati masyarakat ini.

"Karena dalam politik pangkat formal tidaklah penting. Yang penting adalah kepercayaan dan rakyat pemilik suara," ungkapnya.

Sekadar informasi terjadi dualisme kepengurusan Partai Demokrat. Kubu yang kontra terhadap AHY menyelenggarakan KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara. Hasil KLB tersebut terpilih Moeldoko sebagai ketua umum periode 2021-2026.

Sementara AHY adalah Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres V 2020 di Jakarta. Kongres tersebut kala itu menetapkan AHY secara aklamasi sebagai ketua umum Partai Demokrat periode 2020-2025.

Sementara itu, Partai Demokrat kubu Moeldoko merekrut M Nazaruddin untuk bergabung ke partainya. Untuk diketahui, Nazaruddin, adalah mantan Bendahara Partai Demokrat era Anas Urbaningrum.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat kubu AHY, Kamhar Lakumani menyatakan bebas saja kubu Moeldoko menggandeng Nazaruddin. "Bebas-bebas saja mereka merangkul siapapun untuk bergabung dalam gerombolan gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang telah menyelenggarakan KLB abal-abal," ujar Kamhar kepada wartawan, Sabtu (27/3).

Kamhar menambahkan bila Nazaruddin memiliki akal sehat, maka yang bersangkutan akan berpikir ulang untuk bergabung ke kubu Moeldoko.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

3 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

7 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

13 jam ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

1 hari ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

1 hari ago

Remaja 13 Tahun Diduga Terseret Arus di Sungai Kampar, Pencarian Masih Berlangsung

Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…

1 hari ago