Categories: Politik

Sohibul dan AHY Bertemu, Biar Politik Tidak Tegang Terus

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan, pertemuan dengan para petinggi Partai Demokrat di Gedung DPP PKS bertujuan untuk meregangkan ketegangan dunia politik. Selain itu, juga untuk mencari titik temu agar bisa bekerja sama menjadi bagian solusi penuntasan Covid-19.

Alhamdulillah kami bisa bertemu (di saat social distancing). Tentu kami menerapkan protokol Covid-19 sesuai dengan aturan. Mudah-mudahan ikhtiar ini bisa mencegah kita semua dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Sohibul di Gedung DPP PKS, Jakarta Selatan, Jumat (25/7).

Pertemuan itu dinilainya sangat hangat sekali. Karena PKS dan Demokrat sebagai partai politik tentu selalu membangun komunikasi-komunikasi yang kita lakukan agar tidak ada persepsi ketegangan-ketegangan di antara pimpinan partai politik.

“Karena kami sadar bahwa apa yang dilakukan pimpinan partai politik itu langsung dipersepsi oleh kader grassroot di bawah maka kami berusaha untuk menciptakan suasana yang komunikatif, yang friendly-lah. Sesama pimpinan partai politik,” ujarnya.

Tentu juga tidak bisa dinafikkan, menurut Sohubul, bahwa memang PKS bersama Partai Demokrat dulu pernah bersama-sama sepuluh tahun, kami memiliki memori-memori bersama.

Sohibul juga menambahkan, pertemuan itu membicarakan terkait isu-isu kebangsaan, kenegaraan yang dihadapi hari-hari belakangan ini.

“Intinya PKS dan Partai Demokrat, lanjut dia, memiliki kesepahaman bahwa kita sebagai bangsa harus selalu bersama-sama menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa ini.  Terlebih di suasana Covid-19 hari ini,” ujarnya.

Keduanya kemudian bersepakat untuk fokus betul-betul bisa menangani Covid-19 sehingga Covid-19 ini tidak menjadi sesuatu yang tidak terkendali. “Karena kami membayangkan kalau korona tidak terkendali maka ini akan menyebabkan hal-hal negatif terhadap aspek-aspek yang lain,” kata dia.

Sebab, kata dia, yang jelas krisis ekonomi bangsa ini akan berkepanjangan sehingga mengalami keterpurukan. Juga kondisi sosial, kondisi politik bahkan kami mengkhawatirkan Covid-19 ini bisa merusak tatanan demokrasi kita ke depan.

“Karena itu PKS dan Demokrat bersepakat kita akan berikhtiar memberikan sumbangsih untuk penyelesaian Covid-19 dan juga kita bisa mengatasi dampak-dampaknya bagi aspek sosial lainnya. Itulah secara umum isi pembicaraan PKS dengan Partai Demokrat,” tuturnya.(jpg)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

18 jam ago

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

3 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

3 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

3 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

3 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

3 hari ago